Pendidikan & Kesehatan

PPDB 2019 Pakai Sistem Zonasi, Begini Mekanismenya

Ponorogo (beritajatim.com) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dilaksanakan pada bulan Mei tahun ini. Dan mekanisme yang digunakan juga hampir sama dengan PPDB pada tahun lalu. Ada 3 cara untuk bisa masuk ke sekolah dengan jenjang yang lebih tinggi.

Semisal dari TK ke SD dan SD ke SMP atau SMP ke SMA/SMK. Yakni yang pertama dengan zonasi yang mencakup 90 persen dari daya tampung sekolah. Kedua jalur prestasi dengan 5 persen dari daya tampung sekolah. Adapun 5 persen sisanya dari mutasi kerja dari orangtua.

”Dan itu bukan aturan PPDB di Ponorogo saja, melainkan aturan nasional yang diterapkan di Indonesia,” kata Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Tutut Erliena, Selasa (30/4/2019).

Tutut mengungkapkan bedanya PPDB tahun 2019 dengan tahun lalu. Jika dulu untuk memenuhi kuota 90 persen dari zonasi tersebut ada tambahan seleksi nilai hasil ujian nasional. Namun untuk sekarang, seleksi itu tidak diadakan.

”Jadi sekolah ini akan proaktif untuk mendata calon siswa,” katanya.

Jadi mekanisme zonasi ini, kata Tutut, calon siswanya masih dalam 1 kecamatan atau jaraknya dengan radius 5 kilometer dari titik sekolah itu.

”Dan domisili untuk zonasi itu minimal sudah menempati selama minimal 6 bulan. Jadi kalau menjelang PPDB trus pindah ya itu tidak bisa,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar