Pendidikan & Kesehatan

Positif, Santri Gontor Dipindah ke RS Darurat Covid-19 di Surabaya

Kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke Pondok Gontor kampus 2 beberapa waktu yang lalu. [Foto/Istimewa]

Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Ipong Muchlissoni mengungkapkan, rapid test kembali dilakukan terhadap 500 santri yang berada di Pondok Gontor kampus 2, Desa Madusari Kecamatan Siman, Ponorogo, Senin (13/7/2020). Selain itu juga dilakukan swab PCR terhadap 9 santri. Pasalnya, pada Jumat (10/7/2020), hasil rapid test santri tersebut reaktif.

“Hari ini satgas kembali melakukan rapid test terhadap 500 santri di Pondok Gontor kampus 2. Selain itu juga melakukan pemeriksaan swab PCR terhadap 9 santri yang jumat lalu hasil rapid testnya reaktif,” kata Ipong, Senin (13/7/2020) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Ipong mengungkapkan, berdasarkan kesepakatan dari Gubernur Jatim Kapolda, Pangdam, Bupati dan Pimpinan Pondok Gontor pada Jumat (10/7/2020), sebanyak 11 santri yang dinyatakan positif Covid-19, perawatannya dialihkan ke rumah sakit darurat Indrapura Surabaya.

“Jadi sesuai kesepakatan pada Jumat (10/7) lalu, santri yang dinyatakan positif ini dipindah ke RS Darurat Indrapura Surabaya,” tegas Ipong.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Gontor Mohammad Adib Fuadi Nuriz membenarkan pernyataan bupati tersebut. Adib, sapaan Mohammad Adib Fuadi Nuriz, menyebut perawatan santri yang positif di Surabaya itu merupakan tawaran langsung dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

“Kami ingin anak-anak itu tertangani dengan baik. Selain itu secara institusi, kami tidak bisa menolak tawaran dari Bu Gubernur,” kata Adib yang juga didapuk sebagai juru bicara tim satgas penanganan Covid-19 Gontor itu.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni

Dia mengaku, pihaknya sudah nyaman jika santri-santri yang positif itu menjalani perawatan di rumah sakit Ponorogo. Artinya mereka juga dirawat di rumah sakit yang dekat dengan pondok. Namun, pihaknya tidak enak hati menolak tawaran gubernur.

Apalagi beberapa waktu yang lalu, rombongan Forkopimda Pemprov Jatim sudah mengunjungi dan memberikan beberapa bantuan kepada Pondok Gontor. “Takutnya kalau kita menolak, nanti malah dianggap mengabaikan. Tidak enak dengan perhatian dari Bu Gubernur. Setelah bermusyawarah, akhirnya kami menerima tawaran beliau,” pungkasnya. [end/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar