Pendidikan & Kesehatan

Positif Covid-19 Sumenep Tambah 21 Orang, Terbanyak Klaster Perusahaan Lokal

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya

Sumenep (beritajatim.com) – Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumenep kembali bertambah. Hari ini bertambah 21 orang dari data sebelumnya, sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumenep menjadi 94 orang.

“Hari ini merupakan penambahan terbanyak pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagian pasien merupakan hasil tracing pasien sebelumnya,” kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Kamis (2/7/2020).

Ia memaparkan, pasien nomor 74 adalah perempuan (26) yang merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Bluto. Sedangkan pasien nomor 75 berjenis kelamin perempuan (28), pasien nomor 76 laki-laki (38), pasien nomor 77 juga laki-laki (4). Kemudian pasien nomor 79, perempuan (24), pasien nomor 80, perempuan (50), dan pasien nomor 81, perempuan (19), keenam pasien ini merupakan warga Kecamatan Batuan.

“Pasien nomor 75, 76, dan 77. Kemudian pasien nomor 79, 80, dan 81 ini merupakan tracing pasien nomor 49, warga Batuan. Tracing dilakukan oleh Puskesmas Batuan,” terang Ferdiansyah.

Sedangkan pasien nomor 78 berjenis kelamin perempuan (37), seorang ASN yang merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Bluto. Pasien nomor 82 seorang laki-laki (42) warga Bluto, merupakan hasil tracing dari karyawan perusahaan swasta.

“Untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 nomor 74 – 82, dilakukan perawatan di RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep,” ujar Ferdiansyah.

Pasien nomor 83 – 92 semuanya perempuan, warga Kecamatan Ganding, Kalianget, Pragaan, Rubaru, Bluto, dan Batang-batang, semuanya merupakan karyawan sebuah perusahaan swasta di Sumenep.

“Sepuluh pasien ini melakukan rapid test di perusahaan pada 12 Juni dengan hasil reaktif. Kemudian dilanjutkan dengan swab, hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya.

Sebelumnya dalam sebuah surat resmi, Bupati Sumenep, A. Busyro Karim selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumenep menyebutkan bahwa klaster terbesar penyebaran Covid-19 adalah PT Tanjung Odi. Karena itu, perusahaan rokok ini diminta untuk tutup dan menghentikan aktifitas produksinya selama 14 hari.

“Sedangkan untuk pasien nomor 93 adalah perempuan (29) dan pasien nomor 94 adalah laki-laki (42). Keduanya merupakan warga Kecamatan Kota Sumenep. Mereka adalah karyawan di RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep,” jelasnya.

Saat ini untuk peta sebaran Covid-19 di Sumenep pasca penambahan 21 pasien tersebut, dari 27 kecamatan, 17 diantaranya merupakan zona merah, dan 10 lainnya zona hijau. Total pasien positif Covid-19 sebanyak 94 orang, sembuh 19 orang, dan 3 meninggal dunia. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar