Pendidikan & Kesehatan

Positif Covid-19, Lima Warga Sidomulyo Mojokerto Kabur dari Rumah Sakit

PIC Komunikasi Publik Vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo.

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak lima orang warga Lingkungan Sidomulyo, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto yang dinyatakan positif Covid-19 kabur dari RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo. Kelima orang warga yang masih satu keluarga ini beralasan pulang untuk mengambil baju.

Kelima orang warga ini masih satu keluarga. Mereka dievakuasi Satgas Covid-19 Kota Mojokerto setelah dinyatakan positif Covid-19. Diduga kelimanya tertular dari pasien positif yang meninggal pada, Sabtu (12/6/2021) pekan lalu. Ini lantaran mereka masih memiliki hubungan saudara.

Beruntung, petugas dapat mengetahui keberadaan kelima orang warga tersebut. Kelimanya ditemukan di salah satu rumah saudaranya yang tinggal di Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Saat petugas mendatangi rumah tersebut, mereka beralasan tinggal tapi tidak kembali ke rumah sakit.

Person In Charge (PIC) Komunikasi Publik Vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, saat mengetahui kelima orang warga tersebut kabur dari rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, petugas langsung berupaya mencari keberadaan mereka.

“Tadi malam, yang bersangkutan telah ditemukan di Jalan Riyanto di rumah salah satu keluarganya. Dari lima orang warga tersebut terdiri dari bapak, ibu dan tiga orang anak yang masih satu keluarga. Mereka merupakan salah satu dari warga Sidomulyo yang meninggal tanggal 12 kemarin,” ungkapnya, Rabu (16/6/2021).

Kelima orang warga tersebut kemudian dijemput petugas dan dibawa ke Rumah Observasi Rusunawa Cinde untuk menjalani isolasi. Gaguk menjelaskan, kelima orang warga tersebut berada di rumah sakit dan beralasan pulang untuk mengambil baju namun tak kunjung kembali.

“Hari ini, keluarga yang di Jalan Riyanto itu juga dilakukan tracing. Saya belum dapat laporan dari tim di lapangan, berapa orang keluarga pasien di Jalan Riyanto yang dilakukan tracing. Untuk beberapa warga yang katanya kabur saat akan di swab, saya juga belum dapat laporan dari tim di lapangan,” jelasnya. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar