Pendidikan & Kesehatan

Positif Covid-19 di Gresik Tembus 380 Orang

Hasil Rapid Test Covid-19, Ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Kasus pasien yang terpapar Covid-19 di Gresik mendekati angka 400 orang. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, per 17 Juni 2020 ada tambahan 25 orang. Sehingga, total menjadi 380 orang yang terkonfirmasi positif

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, AM Reza Pahlevi mengatakan, tambahan 25 orang itu berasal dari 10 kecamatan. “Sepuluh kecamatan itu antara lain Bungah 1 orang meninggal dunia. Lalu Kecamatan Driyorejo 5 orang, Kecamatan Gresik 3 orang, Kebomas 3 orang, Manyar 2 orang, Menganti 3 orang, Panceng, Sidayu 5, Ujung Pangkah, dan Kecamatan Wringinanom 1 orang,” katanya.

Di luar itu, ada 4 pasien yang dinyatakan sembuh. Keempat orang itu 2 orang asal Desa Sidowungu Kecamatan Menganti, dan 2 orang asal Desa Bambe dan Karangandong, Kecamatan Driyorejo. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP), lanjut Reza, ada dua orang yang meninggal.

Kedua orang itu asal Desa Leran, Kecamatan Manyar dan Desa Kramat Inggil, Gresik. “Hasil swab-nya belum keluar jadi status kedua pasien itu masih PDP saat dinyatakan meninggal dunia,” tuturnya.

Dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di Gresik, Pemkab setempat tetap memberlakukan perbup nomor 22 tahun 2020 tentang Masa Pandemi Covid-19 Menuju Transisi New Normal. Dalam Perbup tersebut dijelaskan, bagi warga yang tidak mengenakan masker disanksi sosial serta denda Rp 150 ribu.

Aturan tersebut tidak hanya berlaku bagi wargaa. Tapi juga bagi pelaku usaha, moda transpotasi darat, perhotelan, restoran maupun tempat wisata. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar