Pendidikan & Kesehatan

Positif Covid-19 di Gresik Jadi 41 Orang, 2 dari Klaster Sampoerna

Gresik (beritajatim.com) – Pasien positif Covid-19 saat pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) jilid II di Gresik terus bertambah. Semula yang terkonfirmasi positif ada 37 orang, kini bertambah lagi menjadi 41 orang.

Tambahan itu, dua diantaranya berasal dari klaster Sampoerna. Satu dari pedagang ayam dan satu lagi masih di-tracing asal terpaparnya. Khusus yang klaster Sampoerna, hingga kini warga Gresik yang positif Covid-19 sudah enam orang.

Untuk tambahan dua dari klaster Sampoerna itu kemungkinan bukan dari hasil rapid tes 217 kemarin. Sebab, dari 36 yang reaktif baru dilakukan tes swab pada Senin (11/5/2020). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, tambahan empat itu masing-masing dari Desa Bambe, Driyorejo, Desa Hulaan, Desa Sidowungu dan Desa Laban Menganti.

“Warga Gresik yang bekerja di pabrik Sampoerna Surabaya terus menunjukan penambahan. Baik jumlah pekerja maupun persebarannya. Tercatat, sudah ada 217 warga Gresik yang bekerja di Sampoerna. Kemungkinan jumlah akan terus bertambah,” katanya, Selasa (12/5/2020).

Tambahan itu lanjut Ghozali, berasal dari Kecamatan Kebomas. Disana ada delapan warganya yang bekerja di Pabrik PT Sampoerna. “Laporan yang masuk ada 189 warga Gresik yang kerja di pabrik rokok itu. Kemudian semua pekerja dilakukan rapid tes. Hasilnya 36 pekerja reaktif,” imbuhnya.

Masih menurut Ghozali, untuk 36 pekerja Sampoerna yang reaktif itu kemudian ditindaklanjuti dengan dilakukan tes swab. “Baru kami lakukan kemarin Senin (11/5) masih kita tunggu,” tandasnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar