Pendidikan & Kesehatan

Positif Covid-19, Bojonegoro Peringkat 12 di Jawa Timur

Foto ilustrasi virus Corona

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sesuai dengan data peta sebaran Virus Corona atau Covid-19 di Jawa Timur, Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke 12 kasus terkonfirmasi positif. Dengan jumlah kasus sebanyak 28 pasien dan meninggal lima orang.

Selama sepekan ini jumlah kasus positif di Kabupaten Bojonegoro bertambah cukup signifikan. Hal itu diketahui setelah Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro melakukan tracing melalui rapid test terhadap sejumlah pedagang dan hasilnya reaktif.

Data per 7 Mei hingga 12 Mei 2020 kasus positif sempat stagnan sebanyak 12 kasus. Pada 7 Mei Gugus Tugas Covid-19 melakukan rapid test kepada ratusan pedagang di pasar Kota Bojonegoro. Dari situ diketahui 75 pedagang asal Bojonegoro reaktif sehingga dilakukan tes swab.

Hasil swab pedagang pasar mulai muncul pada 13 Mei, diawali dua kasus baru, menyusul lima kasus positif pada 14 Mei, sehingga total ada 22 kasus. Data per 16 Mei kasus positif Covid-19 sebanyak 23 orang dan meninggal lima orang. Sehingga secara kumulatif di Kabupaten Bojonegoro ada 28 kasus.

“Untuk status positif terkonfirmasi pada hari ini ada penambahan sebanyak satu orang di Kecamatan Trucuk (peningkatan status dari OTG),” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Bojonegoro Masirin, Sabtu (16/5/2020).

Sehingga jumlah positif terkonfirmasi hari ini adalah 23 orang meliputi Kecamatan Bojonegoro 5 orang, Dander 4 orang, Kapas 3 orang, Gondang 3 orang, Trucuk 3 orang, dan masing-masing satu orang di Kecamatan Sumberrejo, Kepohbaru, Purwosari, Kalitidu dan Ngraho. “Jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 28 orang, meliputi yang dirawat 23 orang dan yang meninggal dunia 5 orang,” ungkapnya.

Sementara status PDP, ada penambahan baru sebanyak 3 orang dari Kecamatan Baureno, Sukosewu dan Kepohbaru masing-masing satu orang. Dengan demikian, PDP hari ini dalam pengawasan sebanyak 10 orang di Kecamatan Bojonegoro 2 orang, Trucuk 1 orang, Kepohbaru 2 orang, Kanor 1 orang, Dander 1 orang dan Baureno 2 orang dan Sukosewu 1. Status PDP kumulatif sebanyak 14 orang, 10 orang dalam pengawasan dan meninggal dunia 4 orang.

Untuk status ODP tidak ada penambahan baru, sedangkan yang selesai dalam pemantauan sebanyak 2 orang yaitu di Kapas dan Ngasem. Selain itu terdapat kasus ODP yang meninggal satu orang di Kecamatan Dander. Sehingga jumlah ODP pada hari ini sebanyak 30 orang meliputi dalam pemantauan 29 orang dan meninggal 1 orang.

Kemudian ODP selesai pemantauan secara kumulatif sebanyak 187 orang, ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 218 orang. Sedangkan untuk status ODR sebanyak 39.709 orang dan OTG sebanyak 365 orang. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar