Pendidikan & Kesehatan

Ponpes Gontor Tracing Santri Positif Covid-19

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono (foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Setelah satu santri dari Pondok Modern Darusalam Gontor (PMDG) 2 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo langsung menelusuri kontak erat santri yang bersangkutan. Setelah itu, rencananya Selasa (7/7/2020) hari ini akan dilakukan test Swab bersama.

“Kalau tidak salah ada 39 orang yang tercatat kontak erat. Hari ini semuanya akan kami lakukan test Swab,” kata Ketua Tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono, Selasa siang.

Agus yang menjabat sebagai Sekda Ponorogo itu juga sudah mengirim surat kepada pihak pondok, untuk melakukan isolasi ketat untuk para santrinya. Kemudian juga meminta pihak pondok untuk melarang orang luar masuk ke dalam lingkungan pondok, kecuali untuk kepentingan mengirim makanan atau kebutuhan pondok lainnya.

“Jika hari ini bisa merampungkan Swab, nanti dua atau tiga hari ke depan hasilnya bisa cepat diketahui,” katanya.

Untuk diketahui, kasus pasien positif Covid-19 di Ponorogo kembali bertambah. Ada dua kasus penambahan yang didapat dari transmisi lokal dan import case. Yang pertama anggota keluarga dari ibu sosialita dari Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman. Yakni anak laki-laki berumur enam tahun, yang bersangkutan merupakan anak pertama dari pasien nomor urut 44.

“Hasil pemeriksaan Swab PCR hari ini keluar, yakni positif Covid-19. Sehingga pasien anak ini menyusul ibu dan keluarga lainnya yang lebih dahulu terkonfirmasi positif menjalani isolasi di rumah sakit,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Senin (6/7/2020) malam.

Jika sebelum-sebelumnya import case kebanyakan dari Surabaya, pada tambahan yang kedua hari ini dari Sidoarjo. Yakni laki-laki berusia 17 tahun. Yang bersangkutan tercatat sebagai santri di Pondok Pesantren (Ponpes) terkemuka di bumi reyog. Dia datang ke ponpes pada tanggal 17 Juni 2020. Saat itu yang bersangkutan tidak membawa surat keterangan pemeriksaan RDT.

“Nah pada tanggal 2 Juli lalu, dapat informasi dari Dinkes Provinsi Jawa Timur bahwa bapaknya yang berada di Sidoarjo dinyatakan positif Covid-19,” katanya.

Mendapat informasi tersebut, tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo mengambil langkah untuk memeriksa Swab PCR pada santri ini dan hari ini didapatkan hasil positif. Saat ini yang bersangkutan sudah diisolasi di rumah sakit. Pihak ponpes saat ini sedang melakukan tracing terhadap kontak erat santri tersebut. [end/but]






Apa Reaksi Anda?

Komentar