Pendidikan & Kesehatan

Ponpes Berharap Pemkot Malang Bantu Penanganan Covid-19

Rapat koordinasi antara Pengasuh Pondok Pesantren dan Pemkot Malang.

Malang (beritajatim.com) – Puluhan pengasuh Pondok Pesantren di Kota Malang melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kota Malang dan Satgas Covid-19 Pemkot Malang di Balaikota, Sabtu (6/6/2020). Ponpes menjadi sektor yang wajib diperhatikan karena saat ini Kota Malang memasuki masa transisi menuju New Normal.

Wali Kota Malang Sutiaji mengaku pihaknya bakal membantu Ponpes untuk penyediaan protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan dan thermo gun atau alat pengukur suhu. Sementara terkait keinginan rapid test, Pemkot Malang akan memberikan bila diketahui ada santri yang memiliki suhu tubuh di atas rata-rata.

“Ponpes aturanya normatif Akan dilakukan rapid test bila suhu tubuhnya di atas ketentuan, 37,5 derajat celcius. Sementara akan kita bantu thermo gun, hand sanitizer dan tempat cuci tangan,” kata Sutiaji, Sabtu (6/6/2020).

Masa transisi menuju New Normal di Kota Malang memasuki tahap kedua, mulai Minggu, 7 Juni 2020 hingga Sabtu 13 Juni 2020. Sejauh ini memang belum diketahui kapan Ponpes akan kembali melakukan kegiatan belajar mengajar. Namun, Pemkot Malang ada pemeriksaan khusus bagi santri luar daerah yang akan kembali ke Malang.

“Saya minta di-screening dulu itu bahwa dia sehat, tidak sakit. Diperbolehkan datang ke Malang tapi nanti ada screening,” tandasnya. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar