Pendidikan & Kesehatan

Ponorogo Terima Bantuan 5.000 Alat Rapid Antigen dari Pemerintah Pusat

Kadinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini (foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 5.000 alat tes rapid antigen diberikan Pemerintah Pusat kepada Pemkab Ponorogo. Pemberian bantuan alat tes rapid antigen ini, sebagai penunjang Kabupaten Ponorogo yang menerapkan PPKM skala mikro.

“Bantuan alat testing ini bisa dimanfaatkan untuk tracing dalam masa PPKM skala mikro ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini, Kamis (18/2/2021).

Dalam masa PPKM skala mikro ini, koordinasi lintas sektor dilakukan untuk melakukan tracing kepada kontak erat kasus konfirmasi positif. Sebab, dalam satu pasien positif, petugas harus menemukan kontak tracing setidaknya 15 orang. Nah, saat ini kontak erat ini bakal dilakukan tes rapid antigen. Dimana kalau dulunya dilakukan tes swab.

“Dulu kontak erat kan dilakukan tes swab. Dengan adanya bantuan alat rapid antigen, petugas bisa melakukan rapid antigen terhadap kontak erat ini,” katanya.

Kontak erat yang hasilnya positif maupun negatif harus melakukan isolasi. Sebab standar operasional prosedurnya memang seperti itu. Bagi kontak erat yang tanpa gejala juga harus diisolasi. Sebab selama ini, isolasi mandiri yang dilakukan di rumah kemungkinan agak longgar. Sehingg dalam pelaksanaan PPKM skala mikro ini diharapkan bisa diawasi oleh pihak lingkungan.

“Dalam tiap RT melakukan pengawasan bersama terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri. Baik itu yang hasil rapid antigen-nya positif maupun negatif,” katanya.

Bantuan alat rapid antigen ini efektif digunakan pada Jumat (19/2) besok. Sebanyak 90 tenaga medis sudah disiapkan untuk melakukan tes rapid antigen ini. Terdiri dari tenaga medis analisis puskesmas ada 30 orang. Dan Irin menyebut jika pihaknya sudah melatih tenaga media non analisis puskesmas untuk melakukan rapid antigen tersebut.

“Kami sudah siapkan tenaga media untuk melakukan tes sebanyak 90 orang. Bagi kontak tracing yang bergejala, nantinya juga akan ditindak lanjuti tetap dengan tes PCR,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar