Pendidikan & Kesehatan

Ponorogo Belum dapat Jatah Vaksin AstraZeneca

Ponorogo (beritajatim.com) – Vaksinasi terhadap petugas pelayanan publik terus dilakukan di Ponorogo. Hingga saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo menyebut bahwa vaksin yang digunakan di bumi reyog, masih vaksin Sinovac.

“Vaksinasi di Ponorogo ini, masih menggunakan vaksin Sinovac,” kata Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini, Sabtu (27/3/2021).

Irin sapaan Rahayu Kusdarini menyebut bahwa pihaknya tidak mendapy jatah vaksin AstraZeneca. Dia mengungkapkan banyak jenis merk vaksin yang digunakan vaksinasi di Indonesia. Yang sudah yakni Sinovac dan yang baru beredar adalah vaksin AstraZeneca. Ada 4 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur yang menerima vaksin AstraZeneca, diantara adalah Kota Surabaya dan Kabupaten Jombang.

“Informasinya di Jatim sudah ada 4 kota/kabupaten yang dapat kiriman vaksin AstraZeneca, diantaranya Surabaya dan Jombang,” katanya.

Dinkes Ponorogo tidak tahu, apakah nantinya Ponorogo juga mendapat jatah vaksin AstraZeneca. Namun, jika nantinya memperoleh vaksin tersebut, Irin mengatakan akan diberikan kepada petugas pelayanan publik. “Kami akan mengurutkan, petugas pelayanan publik mana yang belum memperoleh jatah vaksin Covid-19,” katanya.

Sebelumnya, adanya vaksin AstraZeneca di Indonesia menjadi polemik di masyarakat terkait halal atau haramnya. Perkembangan terakhir, Majelis Ulama Indonesia (MUI) membolehkan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk vaksinasi Covid-19. Hal itu bisa menjadi dasar, supaya tidak ada keraguan dalam penggunaan vaksin AstraZeneca di masyarakat. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar