Pendidikan & Kesehatan

Tingkatkan Kualitas Penerbangan di Kancah Internasional

Poltekbang Surabaya Kerjasama dengan Timor Leste

Surabaya (beritajatim.com) – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya bekerjasama pengembangan pendidikan selama tiga tahun dengan Memorandum of Agreement (MoA) antara Politeknik Penerbangan Surabaya, Indonesia dengan The Air Navigation Administration of Timor Leste atau ANATL, EP .

Program Pengembangan Sumber Daya Manusia ditandatangani oleh Presiden Dewan ANATL, E. P Mr. Eng. Romualdo Antonio Soares Da Silvav dan Direktur Poltekbang Surabaya Setiyo untuk realisasi nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua belah pihak atas nama Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementrian Perhubungan Umiyatun Hayati mengatakan jika kerjasama ini dapat berkelanjutan dan bukan hanyan enam taruna yang terpilih melainkan lebih dari ini, seperti yang di Poltekbang Curug satu angkatan mendapat beasiswa kerjasama dengan pihak Timlor Leste.

“Kerjasama kita selama 3 tahun kedepan dengan ANATL Timor Leste, karena dengan kerjasama ini diharapkan anak didik kami bisa berkembang bukan hanya dì dunia penerbangan nasional saja melainlan Internasional. Dan dimulai dari negera tetangga Timor Leste nanti kedepan bisa dengan negara lain seperti Vietnam, ” ucap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan Umiyatun Hayati, Kamis siang (20/6/2019).

Sementara, jumlah peserta yang diwisuda dari Program Diklat Non Diploma Basic Training ada 16 taruna. Mereka telah menempuh pendidikan di Poltekbang selama 9 bulan yang dibiayai oleh Airnav Indonesia. Terdiri dari 10 orang pegawai Airnav dan 6 orang lainnya putra-putri terpilih asal Papua.

Terkait DPM ada dua diklat yang dibuka, yaitu Diklat Basic Aviation Security (Avsec) dan Training of Trainer (TOT). Untuk Avsec akan diikuti pegawai bandara di 13 bandara udara (Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Bandar Udara Umbun Mehang Kunda Waingapu, Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Bandar Udara Wunopito Lewoleba, Bandar Udara Frans Sales Rega Ruteng, Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Bandar Udara Gewayantana Larantuka, Bandar Udara A. A Bere Tallo Atambua, Bandar Udara Mali Alor, Bandar Udara Soa Bajawa, Bandar Udara Tardamu Sabu dan Bandar Udara Trunojoyo Sumenep.

Sedangkan TOT yakni belajar tentang basic aircraft akan diikuti para guru SMK Penerbangan di sejumlah sekolah di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan dan Bali. Total peserta DPM Gelombang 3 yang digelar Poltekbang Surabaya sebanyak 105 peserta. Sebelumnya DPM Gelombang 1 dan 2 telah menggelar diklat untuk 2.152 peserta dari total keseluruhan kuota DPM 2019 sebanyak 2.920 peserta.

Selain penandatanganan kerjasama, Politeknik Penerbangan juga menggelar wisuda Program Diklat Non Diploma Basic Training Fasilitas Telekomunikasi Penerbangan Angkatan I di Kampus Poltekbang Surabaya, Jalan Jemur Andayani I/73 Surabaya. Dalam acara ini sekaligus digelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Gelombang 3 yang menyasar para pegawai honorer di lingkungan penerbangan. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar