Pendidikan & Kesehatan

Pandemi Belum Usai

Polsek Gubeng Terapkan 3M Plus Secara Ketat

Warga saat memasuki bilik desinfektan sebelum ke Mapolsek Gubeng, Surabaya, Senin (26/10/2020). [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 belum berlalu. Warga di dunia termasuk Indonesia harus selalu waspada dan menjaga diri. Melalui program 3M ( mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker) maka virus bisa dicegah. Terlebih dengan menyediakan desinfektan, virus bisa ditekan agar tak menular.

Seperti yang ada di Mapolsek Gubeng, Surabaya ini, bilik disinfektan masih menjadi prioritas benteng pelindung. Semua pengunjung wajib mencuci tangan dan masuk bilik disenfektan. Kemudian warga atau petugas yang tidak memakai masker tidak boleh masuk kantor tersebut.

“Kita masih menggunakan bilik, karena memang setidaknya bisa menjadi benteng pembersih virus yang menempel di tubuh. Kemudian bagi yang tidak memakai masker, dilarang masuk Polsek Gubeng,” jelas Kompol Palma, Kapolsek Gubeng, Surabaya, kepada beritajatim.com, Senin (26/10/2020).

Prgram 3M Plus, lanjut Kompol Palma, merupakan program protokol kesehatan mencegah penularan virus. Untuk plus sendiri, merupakan langkah penularan virus yang dibawa oleh barang atau manusia. Maka, jika harus membeli sesuatu, memegang barang atau fasilitas umum, atau habis memegang uang, wajib mencuci tangan dengan sabun.

“Cuci tangan pakai sabun itu lebih baik. Sedangkan saat barang pesanan datang, juga wajib kita semprot disinfektan supaya aman,” tandasnya. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar