Pendidikan & Kesehatan

Polresta Mojokerto Jaring 73 Pelanggar Protokol Kesehatan

 Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Fitria Wijayanti saat Operasi Yustisi.

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Mojokerto tidak diperpanjang, namun Operasi Yustisi terus digencarkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebanyak 73 pelanggar protokol kesehatan berhasil terjaring.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Fitria Wijayanti mengatakan, ada sejumlah lokasi di wilayah hukum Polresta Mojokerto yang menjadi sasaran Operasi Yustisi. “Untuk Polresta ada 3 titik sasaran, pertokoan Jalan Majapahit, simpang 4 Tribuana, simpang 4 Pasar Burung,” ungkapnya, Rabu (3/2/2021).

Masih kata Kasat, di pertokoan Jalan Majapahit Selatan terjaring sembilan orang pelanggar, di simpang 4 Jalan Tribuana Tunggal Dewi terjaring 11 orang pelanggar dan di simpang 4 Pasar Burung ada 27 orang pelanggar. Para pelanggar dikenakan sanksi Tindakan Pidana Ringan (Tipiring).

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Fitria Wijayanti saat Operasi Yustisi.

“Dengan total 47 orang pelanggar yang terjaring Polresta Mojokerto. Sementara Polsek Magersari menjaring 5 orang pelanggar, Polsek Prajurit Kulon 5 orang pelanggar, Polsek Jetis 5 orang pelanggar, Polsek Gedeg 4 orang pelanggar, Polsek Kemlagi 2 orang pelanggar dan Polsek Dawarblandong 5 orang pelanggar,” katanya.

Kasat menjelaskan, sehingga total pelanggar yang terjaring Operasi Yustisi pada, Selasa (2/2/2021) di wilayah hukum Polresta Mojokerto sebanyak 73 orang pelanggar. Operasi Yustisi Protokol Kesehatan tersebut sesuai Perda Provinsi Jatim Nomor 2 Tahun 2020. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar