Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Politisi Demokrat Pamekasan Bantu APD ke RSUD Smart

Pamekasan (beritajatim.com) – Salah satu anggota DPRD Pamekasan, Deajeng Pangestu memberikan bantuan berupa pakaian hamzat sebagai Alat Perlengkapan Diri (APD) ke pihak RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, Rabu (8/4/2020).

Hal tersebut dilakukan oleh legislator dari daerah pemilihan (Dapil) II Kecamatan Palengaan dan Proppo, sebagai upaya membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan, dalam memerangi penyebaran wabah virus corona. Khususnya bagi para tenaga medis yang berjuang di garda terdepan.

“Fokus ibu Deajeng Pangestu saat ini adalah memberikan bantuan kepada rumah sakit rujukan (RSUD Smart Pamekasan) yang sangat banyak membutuhkan bantuan berupa alat perlindungan bagi para tenaga medis,” kata Tim Deajeng Pangestu, Kholilurrahman.

Anggota legislatif dari Partai Demokrat Pamekasan juga merasa terpanggil untuk berbuat nyata demi mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah Covid-19. “Bantuan yang kami serahkan berupa pakaian hazmat sebanyak 30 set yang dikhususkan bagi tenaga medis yang menangani PDD Positif Covid-19 di Pamekasan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga membagikan sejumlah perlengkapan kesehatan lain yang sangat dibutuhkan di masa penyebaran wabah virus corona. Seperti 3 ribu masker, hand sanitizer, serta ratusan alat penyemprotan disinfektan. Termasuk di antaranya kepada masyarakat khususnya di Dapil II.

“Hal ini sebagai salah satu bentuk syukur, oleh karena itu kami tergerak untuk melakukan aksi nyata dengan membagikan beberapa kebutuhan medis. Semoga dengan bantuan ini, tenaga medis selalu diberikan kesehatan untuk tetap berjuang di garis terdepan penanganan pasien Covid-19,” jelasnya.

Sementara Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, Farid Anwar melalui Wakil Direktur, dr Mazhar menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Deajeng Pangestu kepada instansi yang dipimpinnya. “Alhamdulillah bantuan APD Hazmat memang sangat dibutuhkan oleh para tenaga medis di ruang isolasi, tentunya hal ini sangat berguna untuk mengurangi resiko terpapar virus corona,” pungkasnya.

Seperti diketahui, data dalam peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Selasa (7/4/2020) kemarin. Tercatat sebanyak 7.420 orang terdata sebagai Orang Dalam Resiko, sebanyak 187 Orang Dalam Pantauan (ODP), serta dua orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan negatif Covid-19.

Sementara untuk pasien positif Covid-19 yang sebelumnya tercatat dengan status PDP, satu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan satu lainnya tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Smart Pamekasan di Jl Raya Panglegur. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar