Pendidikan & Kesehatan

Pasca Robohnya Puskesmas Torjun

Polisi Segera Panggil Dinkes Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Robohnya atap bangunan Puskesmas Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, menjadi antensi khusus pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Sebab, Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman telah memerintahkan Kasat Reskrim untuk membentuk tim khusus menanggani ambruknya atap Puskesmas tersebut.

“Saya sudah memerintahkan Reskrim untuk segera bergerak dan membuat tim khusus,” kata Kapolres Sampang, Rabu (23/1/2019).

Budi menjelaskan, soal gedung baru Puskesmas Torjun yang ambruk, Kapolres akan memanggil Semua Pihak termasuk rekanan, pengawas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

“Nah jika baru dibangun dan sudah roboh berarti ada hal-hal lain yang perlu dilakukan penyelidikan. Nanti kita panggil semua pihak termasuk penyedia barang,” jelasnya.

Sebelumnya, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Asrul Sani mengatakan, ambruknya bangunan baru puskesmas Torjun dimungkinkan oleh banyak faktor. “Udah dipanggil dan pihak rekanan berkomitmen untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, dari awal atau sebelum roboh, Minggu (20/1/2019), proses pengerjaan gedung baru Puskesmas Torjun senilai Rp 1,7 miliar yang dikerjakan  CV Yala Indah Perkasa itu menuai masalah. Mulai dari pengerjaannya yang melebihi waktu hingga pelaksana diputus kontrak. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar