Pendidikan & Kesehatan

Polda Jatim Buka 4 Cara Cegah Penyebaran Covid-19 di Surabaya Raya

Surabaya (beritajatim.com) – Masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur membuat forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) mencari beberapa langkah untuk memutus rantai virus mematikan itu. Terutama untuk wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo).

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur (Jatim), Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran menyatakan setelah melakukan koordinasi dengan forpimda, ada beberapa wacana dalam rangka penanganan wabah virus corona atau Covid-19. Salah satunya adalah diterapkannya lockdown kecamatan/kelurahan di wilayah yang jumlah kasus positifnya tinggi.

“Wacana tersebut adalah salah satu dari empat yang dikeluarkan, yaitu Plan A adalah penanganan Covid-19 dengan new normal yang artinya semua berjalan normal tapi harus berdisiplin menerapkan protokol kesehatan, plan B pemerintah daerah bisa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama satu bulan, plan C lockdown kecamatan/keluarahan (radius 100-200 m) yang jumlah kasus tinggi selama 14 hari, dan plan D PSBB kecamatan/kelurahan selama 14 hari,” ujar Kapolda, Selasa (7/7/2020).

Kapolda menegaskan bahwa hal itu baru sebatas wacana karena masih menunggu kajian secara saintifik dari pakar epidemologi dan juga pakar ekonomi.

Kapolda menambahkan, wacana tersebut harus mulai dipikirkan mulai oleh kepala daerah yang angka positif Covid-19 masih tinggi.

Selain melempar wacana tersebut, ia meminta seluruh tim yang ada di daerah agar terus bekerja sama bergerak untuk mengampanyekan penerapan protokol kesehatan, bahkan apabila harus dikenakan sanksi seperti yang tertera dalam Perwali atau Perbup. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar