Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi dan Penuhi Kebutuhan Masyarakat

PMI Pamekasan Terapkan Donor Darah Gotong Royong

Pamekasan (beritajatim.com) – Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, menerapkan langkah donor darah gotong royong guna mengantisipasi kekurangan kantong darah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat (pasien).

Hal tersebut dilakukan sejak akhir 2021 hingga awal 2022, terlebih saat ini kondisi pandemi terbilang masih belum berakhir. Sehingga unit di lingkungan PMI Pamekasan, terus melakukan berbagai langkah dan upaya untuk membantu masyarakat.

“Sejak awal tahun ini, kita menerapkan donor darah gotong royong. Langkah ini sengaja kita lakukan karena banyaknya kebutuhan pasien,” kata Kepala UTD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah kepada beritajatim.com, Jum’at (28/1/2022) malam.

Langkah tersebut hampir sama dengan sebelumnya yang menerapkan donor darah pengganti, bedanya saat ini kondisi pandemi sudah mulai melandai dan cenderung membaik. “Artinya untuk saat ini ketersediaan kantong darah secara umum belum sepenuhnya normal,” ungkapnya.

“Tapi langkah ini terbilang cukup efektif, di mana kita bisa mengumpulkan sekitar 200 hingga 250 kantong setiap pekan. Terlebih selama ini kami memiliki komitmen untuk selalu memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga kebutuhan (kantong darah) terus terlayani alias tidak kosong,” tegas dr Syafi.

Selain itu, jadwal kegiatan donor darah yang digagas unit yang dipimpinnya juga sudah mulai berjalan lancar dan massif. “Tapi sekalipun jadwal sudah lancar dan massif, masih belum sebanding dengan jumlah partisipan pendonor yang masih belum normal seperti semula,” jelasnya.

“Dari itu kami sangat berharap partisipasi dari masyarakat, khususnya para pendonor untuk bersama melakukan aksi donor darah demi kemanusiaan. Tapi secara umum kami rasa sudah ada geliat membaik dibanding sebelumnya,” pungkasnya. [pin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar