Pendidikan & Kesehatan

Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Kekeringan

PMI Pamekasan Perluas Area Distribusi Air Bersih

Pamekasan (beritajatim.com) – Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, memperluas area distribusi air bersih gratis ke sejumlah titik terdampak kekeringan akibat musim kemarau di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Hal tersebut tidak lepas berkat kerjasama dengan pihak Mitra Setia (MS) Pamekasan, yang ikut serta mebantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan akibat kemarau tahun ini. Khususnya pada edisi November 2019.

“Selama ini kami mendistribusikan air bersih gratis ke tujuh kecamatan berbeda di Pamekasan, meliputi Kecamatan Galis, Kadur, Larangan, Pademawu, Pagantenan, Palengaan dan Tlanakan,” kata Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyanto kepada beritajatim.com, Senin (25/11/2019).

Diakuinya, distribusi air bersih tersebut dilakukan sejak September 2019 lalu dengan hanya memprioritaskan di lima kecamatan berbeda di Pamekasan. “Namun sejumlah komunitas ikut serta dan bergabung bersama kami untuk meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan, sehingga kami memperluas jangkauan distribusi,” ungkapnya.

“Dari lima kecamatan yang yang kami jadikan prioritas pendistribusian, selanjutnya bertambah menjadi tujuh kecamatan berkat kerjasama dengan komunitas alumni SMP Negeri 1 Pamekasan, serta pihak Lazismu Pamekasan. Kali ini kita bersama pihak MS Pamekasan mendistribusikan ke wilayah Waru,” jelasnya.

Sebelumnya Direktur Operasional MS Pamekasan, dr Achmad Syafirullah menyampaikan pihaknya sengaja mendistribusikan air bersih gratis sebagai upaya membantu sesama yang tengah terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

“Distribusi air bersih gratis ini kami lakukan sebagai upaya untuk membantu sesama, khususnya masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di sejumlah titik di Pamekasan. Untuk periode pertama kita target 30 hingga 40 titik, mungkin membutuhkan waktu hingga sepekan kedepan,” kata Achmad Syafirullah.

Dari itu pihaknya berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan, khususnya dari kekurangan air bersih. “Dengan ikhtiar yang tidak seberapa ini, semoga dapat membantu sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan akibat terdampak kekeringan,” harapnya.

Seperti diketahui, saat ini tercatat hanya dua dari 13 kecamatan berbeda di Pamekasan yang dipastikan aman dari kekeringan, yakni Kecamatan Pakong dan Pamekasan (Kota). Sementara 11 kecamatan lainnya dipastikan terdampak kekeringan akibat kemarau. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar