Pendidikan & Kesehatan

PMI Pamekasan Komitmen Stok Darah Tak Boleh Kosong

Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, dr Achmad Syafirullah menegaskan komitmennya untuk terus berupaya menyiapkan ketersediaan stok darah.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk meringankan beban sesama, khususnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Sehingga pihaknya harus bekerja keras untuk terus menyiapkan stok darah melalui berbagai prorgam yang digagasnya.

Selain aksi donor darah rutin yang digelar bersama instansi pemerintahan maupun lembaga pendidikan di kabupaten Pamekasan, pihaknya juga melakukan berbagai kerjasama yang ditandai melalui Memorandum of Understanding (MoU). Salah satunya dengan menggandeng Gerakan Jumat Sehat alias GJS, Sabtu (15/2/2020).

“Prinsipnya kami tidak mungkin menolak untuk bekerjasama dengan komunitas relawan seperti GJS, hal ini justru sangat mensupport dan dapat melakukan edukasi terkait darah di desa-desa. Apalagi kami juga memiliki komitmen stok darah tidak bolah kosong,” kata dr Achmad Syafirullah, Selasa (18/2/2020).

Tidak hanya itu, pihaknya menilai berbagai upaya cerdas dan inovatif juga dilakukan dalam rangka mengedukasi masyarakat khususnya dalam hal donor darah. “Selama ini kita mematok target sebanyak 1.400 kantong setiap bulan, semua ini dilakukan dengan kerja keras untuk memenuhi target yang kita canangkan,” tegasnya.

Untuk diketahui, selama ini UTD PMI Pamekasan seringkali melakukan aksi ‘jemput bola’ ke berbagai instansi, komunitas hingga lembaga pendidikan maupun pesantren untuk menggelar aksi donor darah. Hal tersebut tidak lepas dari adanya komitmen untuk membantu sesama. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar