Pendidikan & Kesehatan

PMI Kota Malang Terapkan Social Distancing Agar Warga Tetap Donor Darah

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata saat donor darah.

Malang (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang menerapkan social distancing untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Apalagi wilayah ini masuk zona merah penyebaran corona, sementara kebutuhan darah di Kota Malang juga cukup tinggi.

“Kami berupaya menerapkan social distancing untuk mencegah penularan Covid-19 kami sampai pasang tenda agar pendonor berjarak. Petugas medis di UTD PMI juga menggunakan APD sesuai standar,” ujar Kepala UTD PMI Kota Malang, Enny Sekar Rengganingati, Kamis (9/4/2020).

Enny mengungkapkan, sejauh ini kebutuhan darah di Kota Malang aman atau tercukupi. Sebab, sudah ada 655 kantong darah dengan berbagai golongan yang bakal didistribusikan ke rumah sakit. Sempat turun antusias warga di awal penyebaran corona. Kini jumlah pendonor kembali normal rata-rata dalam sehari bisa mencapai 180-an kantong darah.

“Rata-rata kita bisa memenuhi 80 persen kebutuhan darah, di rumah sakit. Saat ini kami kerjasama dengan instansi seperti TNI dan Polri untuk membantu ketersediaan darah. Karena dampak libur kuliah dan sekolah ada penurunan pendonor dari kalangan mahasiswa,” papar Enny.

Sementara itu di Polresta Malang Kota puluhan personel polisi juga melakukan donor darah di aula Sanika Satyawada, Kamis pagi. Donor darah dilakukan sebagai bentuk solidaritas dampak pandemi Covid-19 di Kota Malang.  [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar