Pendidikan & Kesehatan

PMI Kabupaten Mojokerto Butuh Bantuan APD

Pemakaman jenazah yang dilakukan petugas di Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto membuka penerimaan bantuan Alat Pelindung Diri (APD). Hal ini menyusul tingginya angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Mojokerto yang harus ditanggani petugas dengan menggunakan APD sekali pakai.

Kasi Penanggulangan Bencana, PMI Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono mengatakan, sejak awal bulan Mei 2020 sudah ada 43 jenazah yang dilakukan pemulasaran maupun dimakamkan petugas. “Setiap kali, baik pemulasaran maupun pemakaman kami selalu menggunakan APD,” ungkapnya, Senin (29/6/2020).

Masih kata Didik, APD tersebut digunakan untuk sekali pakai. Sejak awal bulan Mei 2020, petugas yang terdiri dari Team Pemulasaran terdiri dari empat orang dan Team Pemakaman delapan orang sudah melakukan penangganan 43 jenazah. Jenasah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 30 orang.

Jenasah pasien Covid-19 sebanyak sembilan orang, pemulasaraan (menyucikan jenazah) Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak satu orang. Pemulasaraan PDP sebanyak dua orang dan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 sebanyak satu orang. Sementara APD yang digunakan yakni hazmat, faceshiled, masker madis dan handscond.

“Selama ini, APD kita disupport dari Dinas Kesehatan. Sehingga sekali pemulasaran dilanjutkan pemakaman dengan jumlah dua team yakni sebanyak 12 orang, berarti sekali kegiatan dibutuhkan hazmat 12, faceshiled 12, masker madis 12 dan handscond 12. Saat ini, APD untuk petugas sangat dibutuhkan.

Sehingga PMI Kabupaten Mojokerto membuka penerimaan bantuan APD berupa hazmat, faceshiled, masker madis dan handscond dari masyarakat. Masyarakat yang ingin memberikan bantuan APD bisa menghubungi Kantor PMI Kabupaten Mojokerto di Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

“Dengan segala kerendahan hati, jika kelebihan rejeki mohon untuk membantu kami dalam bentuk APD yang kami pergunakan untuk pemakaman protokol kesehatan. Bantuan bisa diserahkan ke kantor PMI Kabupaten Mojokerto atau di nomor telepon 085748137878. Barangkali ada yang berkenan bantu, kami ucapkan terima kasih,” tegasnya.

Sekedar diketahui, total pasien positif di Kabupaten Mojokerto per tanggal 28 Juni 2020 sebanyak 174 orang. Sebanyak 140 pasien masih menjalani perawatan, sebanyak 21 pasien dinyatakan sembuh dan sebanyak 13 pasien meninggal dunia. [tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar