Pendidikan & Kesehatan

Petugas Tracing Terpapar Covid-19 Diduga dari Nakes di Salah Satu Pustu Kota Mojokerto

UPT Puskesmas Kedundung di Jalan By Pass di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 petugas Tracing Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kedundung diduga berkaitan erat dengan tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Pembantu (Pustu) Gunung Gedangan. Satu orang bidan di Pustu Gunung Gedangan yang sebelumnya terpapar Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, pasca seorang tenaga nakes di UPT Puskesmas Kedundung positif Covid-19, pihaknya langsung melakukan tracing ke orang dekat atau keluarga dan rekan kerja.

“Hasil tracing kontak erat serumah ada dua orang yaitu bapak dan ibu petugas tracing D dalam kondisi sehat. Mereka sudah diberikan probiotik dan vitamin dalam pemantauan petugas Puskesmas Wates. Suami dan dua anak di rumah mertua di Meri sudah lebih dari satu minggu,” ungkapnya, Senin (14/9/2020).


Suami dan dua anak nakes D (37) tidak ada kontak dan kondisi keluarga di Kelurahan Meri, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dalam keadaan sehat. Pihaknya juga melakukan tracing terhadap rekan kerja yang diduga pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 tersebut.

“Untuk kontak erat teman kerja ada 42 orang dan dilakukan swab Covid-19 tanggal 12-14 September, saat ini kita masih menunggu hasilnya. Diduga petugas tracing Puskesmas Kedundung ini terpapar dari bidan di Pustu Gunung Gedangan yang sebelumnya positif Covid-19,” jelasnya.

Jumlah kasus nakes yang terpapar Covid-19 di Kota Mojokerto semakin bertambah sehingga, pihaknya meminta agar masyarakat waspada terhadap penyebaran Covid-19 tersebut dan patuh terhadap protokol kesehatan. Ini lantaran kasus Covid-19 di Kota Mojokerto masih sangat dinamis. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar