Pendidikan & Kesehatan

Petugas Sekat Bundaran Waru, Lalu Lintas Menuju Surabaya Macet

Kepadatan antrian kendaraan nampak terjadi di akses masuk ke Kota Surabaya melalui wilayah bundaran Waru, Kamis (13/5/2021). Foto: Ibnu/beritajatim.com

Surabaya (beritajatim.com) – Kepadatan antrian kendaraan nampak terjadi di akses masuk ke Kota Surabaya melalui wilayah bundaran waru.

Kemacetan terjadi akibat adanya titik penyekatan atau cek poin perbatasan untuk menghalau kendaraan dari luar wilayah aglomerasi yang hendak masuk ke Surabaya.

Dari pantauan beritajatim.com, antrian mengular nampak hingga kurang lebih 100 meter dari titik lokasi cek poin.

Hingga pukul 10:14 wib, nampak beberapa kendaraan baik roda 4 maupun 2 yang diminta putar balik oleh petugas karena tidak memiliki surat keterangan yang diperlukan atau tujuan yang jelas di Surabaya.

“Kalau plat luar, tapi KTP Surabaya atau Gresik dan Sidoarjo boleh Pak. Bapak ini kan KTPnya Pasuruan. Tidak boleh Pak,” kata seorang petugas kepada pengendara roda dua berKTP Pasuruan yang meminta diizinkan melanjutkan perjalanan.

Untuk diketahui, bagi pengendara dengan nopol kendaraan selain L dan W, maka wajib menunjukkan surat keterangan dari tempat bekerja atau surat sehat bebas COVID-19 dan surat keterangan domisili jika ingin diizinkan masuk ke Surabaya.

Di sisi lain, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak seluruh warga Kota Pahlawan untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini menjadi penting dilakukan demi menjaga dan melindungi orang-orang tercinta dari penyebaran wabah dunia. Oleh sebab itu, orang nomor satu di Kota Pahlawan ini terus menekankan agar warganya melangsungkan silaturahmi secara virtual dari rumah.

“Seluruh warga yang saya cintai, mari kita taati aturan. Tanpa mengurangi rasa hormat kita semua tetap bisa bersilaturahmi dan melepas rindu secara virtual,” ungkapnya.

“Dan semoga di lebaran tahun depan Covid-19 sudah hilang lalu kita bisa kembali seperti dahulu. Karena saat ini kita belum bisa berjabat tangan dan pulang ke kampung halaman,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.(ifw/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar