Pendidikan & Kesehatan

Petrokimia Gresik Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Covid-19, Layaknya RS Rujukan

Gresik (beritajatim.com) – PT Petrokimia Gresik (PG) menyiapkan ruang isolasi mandiri SOR Tridharma yang disulap untuk menangani khusus pasien Covid-19.

Ruang isolasi mandiri itu layaknya seperti rumah sakit (RS) rujukan. Ada 40 ruangan dengan kapasitas 80 bed. Selain itu, juga dilengkapi fasilitas memadai seperti mobil x-ray, mobilr swab, pemeriksaan laboratorium, pengawasan perawat, dan dokter 24 jam.

Keberadaan SOR Tridharma yang disulap menjadi ruang isolasi mandiri sebagai antisipasi meningkatnya kasus corona di Surabaya Raya. Termasuk Gresik yang saat ini jumlah masyarakat yang terpapar positif Covid-19 ada 1.278 orang.

Dirut PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menuturkan, pembangunan fasilitas ini merupakan langkah antisipasi menyikapi meningkatnya kasus positif Covid-19. Fasilitas tersebut nantinya dioperasikan oleh Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG).

“Ini adalah bentuk upaya kami dalam menangani pasien Covid-19. Khususnya, keluarga besar Petrokimia Gresik Group,” ujarnya usai Opening Ceremony Ruang Isolasi Mandiri GOR Tridharma dan Petrokimia Gresik Covid-19 Testing Center, Rabu (15/07/2020).

Masih menurut Rahmad Pribadi, saat ini per Juli 2020, jumlah karyawan Petrokimia Gresik yang terpapar positif ada 55 orang. Dari jumlah itu, karyawan organik ada 10 orang dan 45 karyawan non organik. Serta 122 orang dari keluarga karyawan.

“Kami sangat serius menangani Covid-19. Bahkan, untuk memutus mata rantai virus ini sudah melakukan 10.080 rapid tes kepada karyawan. Selain itu, ada 300 orang yang telah menjalani swab, dan 5.527 orang telah disuntik anti influenza,” paparnya.

Sementara, Kabid Pelayanan Medik RSPG, dr Eko Priyanto menyatakan nantinya pasien yang menjalani isolasi mandiri tetap stay mengikuti perawatan. Artinya, segala kebutuhan kesehatan sudah dipersiapkan termasuk 24 tenaga perawat, dan 4 dokter spesialis.

“Pasien isolasi mandiri yang dirawat di SOR Tridharma bukan termasuk pasien berat. Maksudnya, jika ada gejala berat langsung dirujuk ke rumah sakit. Sementara pasien yang bukan tergolong berat bisa menjalani isolasi mandiri dengan diawasi oleh perawat dan dokter,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar