Pendidikan & Kesehatan

Petani Tembakau Tak Lupa Pakai Masker

Petani tembakau di Desa Munungkerep, Kecamatan Kabuh, Jombang yang tertib melaksanakan protokol kesehatan

Jombang (beritajatim.com) – Sosialisasi 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) terus dilakukan guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Hal itu pula yang dilakukan Polsek Kabuh Jombang. Korps berseragam coklat menyosialisasikan imbauan itu kepada petani tembakau yang ada di Desa Munungkerep, Kecamatan Kabuh, Kamis (8/10/2020).

Walhasil, para petani yang ditemui oleh petugas memiliki kesadaran tersebut. Mereka mengerti tentang pentingnya masker dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Petugas gabungan juga meminta kepada petani untuk selalu menjaga jarak dan wajib mencuci tangan menggunakan sabun.

Tim gabungan itu terdiri dari Kanit Binmas Polsek Kabuh Aiptu Nur Arifin, anggota Koramil Kabuh dan Satpol PP setempat. “Kami juga menyosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Jombang Nomor 57 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19,” ujarnya.

Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan mengatakan, pihaknya akan mengawal terus pelaksanaan Perbup Jombang tersebut. Hal itu untuk mendisiplinkan warga dalam menaati protokol kesehatan. “Jika ada yang melanggar akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Jombang ini.

Membersihkan Masjid dan Menyapu Jalan

Seorang pelanggar protokol kesehatan sedang membersihkan musala di Kecamatan Perak, Jombang

Hal serupa juga dilakukan Polsek Perak. Bersama Koramil dan Satpol PP setempat, petugas melakukan operasi yustisi di pasar. Dari razia tersebut didapati sejumlah warga yang masih bandel tak memakai masker. Sejumlah pelanggar pun diberikan sanksi.

Yakni diminta mengenakan rompi bertuliskan ‘pelanggar protokol kesehatan’ serta membersihkan masjid dan pasar. Tak hanya disanksi membersihkan masjid, sejumlah warga dan pengunjung pasar yang terjaring razia juga disanksi menyapu jalan pasar. Ada juga salah satu pengendara yang terjaring razia disanksi menghapalkan teks Pancasila.

Salah satu pelanggar protokol kesehatan Hadi (30) mengatakan, dirinya tidak menggunakan masker karena lupa. Untuk itu kedepan, Hadi berjanji selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar. “Tadi lupa (tak pakai masker). Padahal di rumah sudah punya masker. Kedepan tidak aka saya ulangi lagi,” ujar Hadi usai menerima sanksi.

Plt (pelaksana tugas) Camat Perak Mohammad Nurdin Purwoko (35) mengungkapkan, berbagai sanksi tersebut untuk memberikan efek jera. Sehingga warga tetap tertib mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

“Wajib 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak). Ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya yang didampangi Kapolsek Perak Iptu Dwi Retno Suharti. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar