Pendidikan & Kesehatan

Petani Bersihkan Luka Pakai Oli Jadi Inspirasi Video Mahasiswa FK Unej

Jember (beritajatim.com) – Organisasi Buruh Internasional (ILO) mencatat ada setidaknya dua juta kecelakaan kerja di dunia, termasuk di sektor pertanian.

“Dalam konteks Indonesia, jika petani mengalami kecelakaan kerja maka itu artinya sumber pendapatannya akan hilang,” kata Faiza Nabila, mahasiswa Fakultas Kedokteran, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (17/2/2020).

Apalagi tidak semua petani di Indonesia memiliki kesadaran untuk mengamankan diri saat bekerja. Petani seharusnya melindungi diri dengan alat pelindung seperti sepatu boots hingga sarung tangan.

“Kebiasaan yang kami amati, banyak petani yang memberikan minyak tanah atau bahkan oli kepada luka, padahal ini salah. Yang benar adalah merawat luka dengan konsep Banter, yakni basuh dengan air mengalir, beri antiseptik dan kemudian tutup luka dengan plester,” kata Haniefathul Azzizah.

Inilah yang kemudian memotivasi Nabila bersama dua kawannya, Aldy Bachtiar Hidayat dan Haniefathul Azzizah, untuk membuat video. “Kami mencoba memberikan edukasi bagaimana cara menangani kecelakaan kerja di bidang pertanian atau trauma care,” kata Faiza.

Dalam video berdurasi tiga menit yang mereka buat, pesan yang dimunculkan adalah bagaimana mengubah pandangan dan kebiasaan menangani luka yang salah di kalangan petani.

Video dimulai dengan adegan dimana petani tengah beraktivitas di sawah, ada yang mencangkul, memanen padi hingga merontokkan padi. Tiba-tiba salah satu petani mengalami kecelakaan, kaki salah satu petani tanpa sengaja terkena cangkul.

Video ini memenangkan lomba videografi bertema trauma care dalam ajang “Indonesian Medical Student Training and Competition (IMTSC) 2020” yang diadakan oleh Asian Medical Student Association (AMSA) cabang FK Universitas Brawijaya, Malang, pada 6-9 Februari 2020.

Mereka menyisihkan sembilan tim lainnya dari FK PTN dan PTS di Indonesia. Sementara itu juara kedua dan ketiga dibawa pulang tim FK Universitas Indonesia.

“Ide video kami berasal dari konsep agromedis yang telah dicanangkan oleh FK Universitas Jember, yakni ilmu kedokteran yang terkait dengan aktivitas agroindustri meliputi aplikasi ilmu kedokteran untuk promosi kesehatan, preventif, kuratif dan keselamatan kerja petani dan keluarganya, para pekerja dan konsumen produk pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pertambangan dan maritim,” kata Aldy. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar