Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Pesantren Bata-Bata Bentuk Tim Satgas Anti Covid-19

Suasana wali santri saat menjemput para santri pada masa libur pesantren di kompleks Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Panaan, Palengaan, Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, membentuk Tim Satuan Tugas Anti Corona (Sektor) dalam rangka menyambut para santri yang akan segera kembali ke pesantren pasca menjalani masa libur Ramadan 1441 Hijriyah.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif sekaligus upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah virus corona alias Covid-19. Terlebih dalam beberapa hari kedepan, pesantren yang terletak di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, bakal segera memulai masa aktif pesantren.

“Tim satgas anti corona dibentuk dalam rangka antisipsi penyebaran wabah virus corona, khususnya menjelang masa santri kembali ke pesantren sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, yakni 15 Syawal 1441 hijriyah (7/6/2020) untuk santri putra dan 16 Syawal untuk santri putri (8/6/2020) mendatang,” kata Humas dan Juru Bicara Tim Sektor Pesantren Bata-Bata, Mustafa Afif, Rabu (3/6/2020).

Dalam proses tersebut, para santri maupun para wali santri juga diimbau agar menerapakan protokol kesehatan sebagai langkah antisipatif penyebaran wabah Covid-19. Bahkan paara santri yang hendak kembali ke pesantren juga diharuskan dalam keadaan sehat dengan dibuktikan melalui surat keterangan sehat.

“Nantinya semua santri dan para pengantar akan menjalani pemeriksaan sesuai protokol Covid-19, di antaranya cek suhu tubuh, wajib menggunakan masker, cuci tangan di lokasi yang sudah disediakan, serta menerapkan physical distancing,” ungkapnya.

Edaran Tim Satgas Anti Covid-19 Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Panaan, Palengaan, Pamekasan.

Selain itu, pihak pesantren juga mengeluarkan sejumlah kebijakan lain demi menghindari penumpukan massa pada saat pesantren aktif. Semisal mekanisme penerimaan santri baru, penjemputan guru tugas hingga berbagai jenis kebijakan lainnya.

“Jadi tim satgas (Sektor) ini ditugskan untuk merencanakan, melaksanakan serta memberikan informasi kepada para santri, wali santri, alumni serta masyarakat umum tentang mekanisme dan tata cara para santri kembali ke pesantren pasca menjalani masa libur Ramadan 1441 Hijriyah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihak pesantren juga menerapkan seluruh protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 demi menjaga kesehatan dan keselamatan santri. “Jadi pada masa santri kembali ke pesantren maupun penjemputan guru tugas, sejumlah kegiatan lain tidak diperkenankan demi menghindari penumpukan massa. Seluruhnya juga menerapkan protokol Covid-19,” tegasnya.

Sebelumnya Tim Satgas Covid-19 Pamekasan juga menerapkan protokol kesehatan bagi para santri yang kembali ke pesantren, salah satunya dilakukan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen, Selasa (2/6/2020) kemarin. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipatif dalam rangka mencegah penyebaran wabah Covid-19. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar