Pendidikan & Kesehatan

Perusakan Pos Suramadu, Kadinkes Surabaya: Kami Tetap Bertugas dengan Semangat

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita

Surabaya (beritajatim.com) – Pengerusakan kembali terjadi, otomatis fasilitas swab dan rapid antigen di pos penyekatan Jembatan Sisi Suramadu rusak oleh para pengendara yang mayoritas roda dua yang menolak untuk di tes usap (swab).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan jika kondisi seperti itu merupakan hal yang biasa saja karena memang setiap orang pasti ada penolakan untuk tidak mau melakukan swab antigen. Mereka tidak bisa menerima dengan aturan protokol kesehatan yang ada namun pihaknya harus tetap melaksanakan tugas.

“Biasa saja karena orang itu pasti ada penolakan tidak bisa menerima,  kami petugas tetap melaksanakan dengan semangat. Kami tidak terpengaruh dengan kondisi ini karena ini adalah tugas kami dan kami yakin ada TNI, Polisi dan Brimob yang menjaga kami jadi kami merasa aman,” ungkap Febria Rachmanita, Selasa (22/6/2021).

Diketahui sebelumnya, pada pukul 04.50 datanglah sekelompok pengendara roda dua dengan membawa kembang api yang dijulurkan kepada petugas kepolisian hingga terjadi kericuhan.

Bahkan lokasi swab dan antigen di lokasi penyekatan Jembatan Suramadu sisi Surabaya di rusak terlihat dalam tiga video berdurasi satu menit ini para pengendara merusak pagar pembatas yang menghubungkan jalur putar balik Jembatan Suramadu. Para pengendara ini menolak untuk dilakukan swab dan rapid antigen. [way/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar