Pendidikan & Kesehatan

Pertama Sejak Pandemi Covid, Kota Surabaya Masuk Zona Kuning

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Masyarakat Kota Surabaya akhirnya bernafas lega, karena saat ini telah memasuki zona kuning atau resiko rendah. Dilihat dari status zonasi melalui https://covid19.go.id/peta-risiko , Kota Surabaya bersama 17 Kabupaten/Kota di Jawa Timur telah memasuki zona kuning, dan ini merupakan zona kuning pertama Kota Surabaya semenjak pandemi.

“Alhamdulillah. Setelah menunggu sekian purnama, saat ini Surabaya masuk zona kuning (risiko rendah),” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti, Rabu (1/9/2021).

Legislator PKS lantas mereview perjalanan zona Covid-19 di Kota Surabaya sejak awal pandemi. Surabaya sejak awal pandemi 2020 sempat masuk zona merah, bahkan zona merah hati dan banyak yang menyebut zona hitam.

“Pada Agustus 2020 Surabaya masuk zona oranye hingga saat lonjakan kasus Covid-19 terjadi pada Juli 2021, sehingga Surabaya kembali masuk zona merah,” ujarnya.

Tetapi, awal Agustus 2021 Surabaya kembali masuk zona oranye dan memasuki September akhirnya masuk zona kuning untuk pertama kalinya.

“Dan, saat ini masuk zona kuning. Pertama kali dalam sejarah pandemi di Surabaya. Terimakasih warga Surabaya. Terus jaga prokes, pandemi belum berakhir semoga Surabaya segera masuk zona hijau, amin,” tandasnya.

Sementara itu, Kasus aktif Covid-19 di Kota Surabaya terus melandai. Ini dibuktikan dengan tidak adanya Level 4 di seluruh wilayah 154 kelurahan Surabaya. Bahkan, mayoritas wilayah kelurahan di Surabaya telah berstatus Level 1.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengaku bersyukur lantaran 154 wilayah kelurahan di Kota Surabaya telah keluar dari Level 4. Ini berdasarkan perhitungan indikator PPKM Darurat berbasis wilayah per tanggal 29 Agustus 2021.

Hasil analisa data indikator per tanggal 29 Agustus 2021, wilayah yang sudah mengalami penurunan Level di Surabaya terdiri dari 29 kecamatan dan 124 kelurahan. Rinciannya, Level 1 terdiri dari 89 kelurahan, Level 2 ada 49 kelurahan, dan Level 3 terdapat 16 kelurahan.

Meski seluruh wilayah kelurahan di Surabaya telah keluar dari Level 4, Eri menyatakan bakal terus berjuang habis-habisan menekan angka penyebaran. Bahkan dalam seminggu ini, pihaknya menargetkan, status level di seluruh kelurahan Surabaya dapat turun menjadi Level 2 atau bahkan Level 1.

“Jadi Insya Allah, kami akan berjuang habis-habisan dalam minggu ini untuk menjadi Level 2. Karena apa? pemkot sangat malu kalau tidak bisa bergerak menuju Level 2 dan Level 1,” tutupnya. [ade/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar