Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Pertama Kali, Ponorogo Kedatangan Vaksin Pfizer

Salah satu warga yang hendak disuntik dengan vaksin Pfizer di balai desa Kauman. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Masyarakat Ponorogo mendapatkan vaksin yang kian beragam untuk mencegah virus corona. Setelah vaksin Sinovac, AstraZeneca dan Moderna, bumi reyog juga diramaikan dengan kedatangan vaksin Pfizer. Ada 22.500 dosis pertama vaksin Pfizer yang bakal digunakan untuk vaksinasi dalam 2 hari ini.

“Ini baru pertama kali Ponorogo dapat vaksin Pfizer. Vaksin ini dianggap langka dan agak sulit didapat,” kata Bupati Sugiri Sancoko, usai meninjau vaksinasi di Kecamatan Kauman, Rabu (3/11/2021).

Sebanyak 22.500 dosis vaksin Pfizer kedatangannya difasilitasi oleh Keraton Kasunanan Surakarta. Ini merupakan gelombanb kedua, keraton yang berada di Solo Jawa Tengah itu membantu Kabupaten Ponorogo dalam vaksinasi Covid-19. Sebelumnya, mereka juga mengirimkan sebanyak 20.000 dosis vaksin Sinovac.


“Saya ucapkan terimakasih ke keraton Solo yang telah sudi merawat hubungan baik ini. Sesuatu yang luarbiasa hasil prakarsa Sinuhun Pakoe Boewono XIII dan Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono,” ungkapnya.

Informasi tentang vaksin Flizer, disebutkan bahwa hasil uji klinis tahap III membuktikan memiliki efikasi mencapai 95 persen. Tentu itu akan sangat baik jika disuntikkan ke warga Ponorogo yang belum melakukan vaksinasi. Vaksin Pfizer diberikan dalam dua dosis. Dengan jeda 21 hari antara suntikan dosis pertama dengan dosis kedua.

Dengan tambahan 22.500 dosis vaksin yang disuntikan kepada masyarakat selama dua hari ini, Sugiri berharap akan mempercepat terciptanya kekebalan komunal atau herd immunity. Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo pada tanggal 2 November 2021, capaian vaksinasi dosis pertama di Ponorogo sebanyak 50,02 persen. Adanya puluhan ribu vaksin dari Keraton Kasunanan Surakarta ini, bisa lebih meningkatkan jumlah orang yang akan divaksin. “Ini kita gencarkan gerakan vaksin lansia, supaya kuota vaksinasi kepada mereka naik. Ponorogo bisa ganti level PPKM ke tingkat 2,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar