Pendidikan & Kesehatan

Persentase Pasien Covid yang Sembuh di Jember Melejit

ilustrasi: rapid test

Jember (beritajatim.com) – Persentase jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Kabupaten Jember, Jawa Timur, melejit, Kamis (18/6/2020). Data terbaru, dari 92 kasus konfirmasi positif, 31 pasien dinyatakan sembuh atau 33,7 persen.

Sebelumnya, persentase pasien sembuh dibandingkan kasus konfirmasi positif rata-rata di bawah 20 persen. Pada 10 Mei, dari 15 kasus konfirmasi positif, hanya satu yang sembuh (6,7 persen). Pada 17 Mei, dari 24 kasus positif, empat sembuh (16,7 persen). Pada 28 Mei, dari 33 kasus positif, enam sembuh (18,2 persen), pada 13 Juni, dari 86 kasus positif, 16 orang sembuh (18,6 persen), pada 16 Juni, dari 90 kasus positif, 18 orang sembuh (20 persen).

Jika sebelumnya, tidak ada penjelasan saat ditanya soal rendahnya persentase jumlah pasien sembuh, kali ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember Gatot Triyono memberikan penjelasan singkat soal melejitnya angka kesembuhan. “Intinya adalah pemberian obat anti virus dan terapi komprehensif,” katanya.

Pasien mendapat asupan vitamin C dan probiotik yang sudah terstandarisasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Selain itu, kata Gatot, ada motivasi dan penyembuhan diri dari pasien. “Kesadaran pasien untuk menerima kenyataan sebagai penderita juga mempercepat penyembuhan,” katanya.

Sementara itu, dua kasus konfirmasi positif, kasus 91 dan 92, adalah pasien berusia 32 dan 39 tahun. Pasien kasus 92 adalah warga Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo. “Pasien tidak pernah ada gejala sakit. Selama satu bulan terakhir di rumah hanya tinggal berdua dengan istrinya dan jarang keluar rumah,” kata Gatot.

Sebelumnya, pasien tersebut tinggal di Kecamatan Kaliwates. “Riwayat perjalanannya, dia ke rumah mertua di Banyuwangi bersama istrinya pada 23 Mei, dan langsung pulang hari itu juga. Tanggal 24 Mei, dia bersilaturahmi lebaran ke rumah kakaknya di Kecamatan Kaliwates. Tanggal 15 Juni, dilakukan swab mandiri di rumah sakit karena berencana bekerja di Bali. Tanggal 18 Juni, hasil swab mengonfirmasi positif,” kata Gatot. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar