Pendidikan & Kesehatan

Persentase Angka Kematian Pasien Covid-19 di Ponorogo Lampaui Jatim

Kadinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini. (Foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski di Ponorogo sudah ada kelonggaran kegiatan masyarakat, namun Pandemi Covid-19 di bumi reyog belum hilang. Saat ini, angka kematian kasus atau case fatality rate (CFR) pasien Covid-19 di Ponorogo terus mengalami peningkatan beberapa hari terakhir.
Puncaknya, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo pada 26 April 2021, orang yang meninggal karena positif corona mencapai 282 kasus. “Total kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal ada 282 kasus,” kata Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini, Selasa (27/4/2021).

Irin, sapaan karib Rahayu Kusdarini menyenbut angka kematian itu jika dipersentasekan, angkanya melebihi Provinsi Jawa Timur. CFR Ponorogo memcapai 8,05 persen, sedangkan di Jawa Timur hanya diangka 7,22 persen. Salah satu faktor tingginya CFR ini karena masyarakat mulai terlena.

“Covid-19 di Ponorogo masih ada, meskipun pemerintah memberlakukan kelonggaran kegiatan masyarakat, misalnya wisata dan hajatan dengan kapasitas 50 persen. Namun harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang tinggi,” katanya.

Kebijakan kelonggaran itu membuat masyarakat sedikit lengah. Irin menilai masyarakat berasumsi bahwa pandemi Covid-19 sudah hilang di Ponorogo. Nah, kondisi tersebut justru memperburuk situasi penularan Covid-19 di bumi reyog. “Setegas apapun satgas penanganan Covid-19, jika tanpa partisipasi masyarakat untuk patuh, pandemi ini tidak akan selesai,” katanya.

Dia menambahkan jika kondisi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 juga mulai penuh. Untuk menanggulangi Covid-19 sebenarnya mudah, namun masyarakat masih sulit untuk patuh 3 M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

“Kami harap juga ada partisipasi masyarakat untuk penanggulangan Covid-19, partisipasi masyarakat sangat berarti untuk menurunkan angka kematian maupun kasus penularan,” pungkasnya. [end/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar