Pendidikan & Kesehatan

Pernah Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19, Puskesmas Tambakboyo Ditutup

Tuban (beritajatim.com) – Sejak mulai hari ini, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban terpaksa harus dilakukan penutupan sememtara secara total setelah adanya tenaga medis yang mempunyai riwayat kontak dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19, Senin (11/5/2020).

Penutupan tempat pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan itu terpaksa harus dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini. Adapun untuk tenaga medis yang pernah kontak dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19 itu sudah menjalani Rapid Tes dan kini sudah menjalani isolasi.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, Puskesmas Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban itu sudah mulai dilakukan sejak hari ini. Pihak Puskesmas sendiri telah memasang tulisan pemberitahuan yang ditempel di pintu gerbang terkait penutupan pelayanan kesehatan di puskesmas itu.

“Ya mas dilakulan penutupan sementara sebagai upaya kewaspadaan. Utuk melindungi masyarakat yang datang berobat ke Puskesmas Tambakboyo biar tidak ada kontak,” terang Endah Nurul Komariyah, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban.

Endah menjelaskan, bahwa untuk hasil tes Swab seorang pasien asal Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban itu baru keluar kemarin dan dinyatakan positif. Mengetahui hal tersebut tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 langsung melakukan pelacakan riwayat kontak yang bersangkutan tersebut dengan siapa saja.

“Untuk petugas puskesmas yang punya riwayat melakukan kontak itu pada tanggal 4 Mei 2020 kemarin. Sehingga berdasarkan perhitungan maka akan ditutup sampai tanggal 18 Mei.

Sementara itu, menurut Juru Bicara Covid-19 Tuban itu bahwa pasien untuk kasus confirm positif di Tambakboyo itu adalah seorang perempuan berusia 29 Tahun. Dari hasil pelacakan diduga berasal dari keluarga yang saat di laksanakan rapid tes hasilnya reaktif positif dan berinteraksi dengan sejumlah orang yang ikut kegiatan pengajian atau Tahlilah saat ada keluarganya yang meninggal dunia.

“Dari klaster keluarga ini baru satu yang hasil Swabnya keluar. Kita masih nunggu sekitar sepuluhan lagi, mereka waktu dilakukan Rapid Tes hasilnya positif (reaktif). Untuk petugas medis di Puskesmas Tambakboyo sudah dilakukan Rapid Tes, semoga tidak ketemu yang positif,” pungkasnya.

Sampai dengan hari ini, jumlah warga Tuban yang sudah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab totalnya sebanyak 11 orang. Yakni dengan rincian terdiri dari 1 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia dan 8 orang lainnya masih dalam perawatan atau menjalani isolasi di rumah sakit.[mut/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar