Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Perluas Jangkauan Vaksin, Polrestabes Surabaya Luncurkan Bus Vaksin

Petugas saat melakukan screening terhadap pengendara yang hendak masuk ke Surabaya

Teks Foto 1 : Petugas saat melakukan screening terhadap pengendara yang hendak masuk ke Surabaya

Teks Foto 2 : Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan didampingi AKBP Tedy Chandra dan Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo saat memantau Vaksinasi Masal

Surabaya (beritajatim.com) – Guna memperluas program vaksinasi, Polrestabes Surabaya meluncurkan bus vaksinasi yang berjaga di Bundaran Waru depan Cito Mall. Bus ini akan menjaring pengendara yang hendak masuk ke Kota Surabaya.

Selain itu, petugas gabungan yang terdiri dari Polrestabes Surabaya, Korem 084/Bhaskara Jaya serta BPB Linmas Kota juga menggelar vaksinasi massal keliling di bundaran Cito Mall, Rabu (6/10/2021).

Dua bus vaksin terlihat sudah terparkir di depan Cito Mall sejak pukul 09.00 WIB. Di samping kendaraan berat itu, satu tenda darurat yang diisi oleh para vaksinator telah didirikan.

Sedangkan, beberapa petugas polisi juga tampak melakukan screening terhadap pengendara yang melintas. Mereka menanyakan apakah pengemudi itu sudah disuntik vaksin atau belum. “Sudah vaksin? Vaksin tahap berapa? Kalau belum minggir dulu pak, vaksin sebentar,” kata salah satu anggota polisi.

Sejumlah pengendara yang melintas terlihat kebingungan dengan adanya petugas di sisi Jalan Bundaran Waru itu. Salah seorang mengaku belum sama sekali vaksin karena takut efek yang ditimbulkan. “Kenapa belum vaksin? Bapak kan ngojek, kalau tidak ikut gimana penumpangnya, kasihan nanti. Ikut saja pak, gak usah takut, minggir dulu,” kata petugas kepada seorang ojek online.

Karena adanya screening tersebut, kemacetan pun sempat terjadi di lajur sepeda motor Jalan Ahmad Yani. Namun kepadatan itu dapat diurai ketika petugas membuka barrier road lebih lebar.

Lebih lanjut, ketika pengendara belum vaksin dan terjaring petugas, langsung diinstruksikan menuju ke tenda vaksinator. Di sana sudah ada petugas medis yang siap melakukan screening kesehatan dan menyuntikan vaksin.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan menjelaskan bahwa bus vaksin ini akan terus melayani masyarakat agar angka pandemi di Surabaya dapat ditekan. “Bus vaksin ini ditujukan bagi masyarakat yang belum divaksin terutama yang belum menggunakan aplikasi pedulilindungi. Jadi masyarakat akan mendapat layanan dan sudah divaksin. ini upaya dari TNI dan Polri Surabaya demi memastikan masyarakat dapat siap dan sehat,” ujar Yusep.

Sepakat dengan Kapolrestabes, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo mengatakan, pada hari ini ada dua lokasi yang akan didatangi oleh bis vaksin, di depan Cito Mall, dan Jalan Kedung Cowek. “Ada dua (tempat) hari ini, satunya di Kedung Cowek. Bis vaksin digunakan untuk menjaring dan memvaksin saudara-saudara, baik dari Surabaya, Madura, Gresik,” kata Herman.

Dalam setiap harinya, kata Herman, bis vaksin tersebut menyediakan 500 dosis vaksin AstraZeneca dan Sinovac. Apabila habis dalam satu hari, vaksin tersebut akan langsung ditambah. “Ada 500 dosis vaksin, kalau sehari kurang, bisa ditambah. Jenis vaksin macam-macam, ada AstraZeneca, Sinovac. Sesuai vaksin pertama, kalau pertama AstraZeneca, ya dapat AstraZeneca,” jelasnya.

Herman mengungkapkan, bis vaksin tersebut bersifat jemput bola, agar masyarakat tidak perlu menuju tempat vaksin massal lagi. Hal ini dilakukan agar warga merasa nyaman, tanpa paksaan. “Pelaksanaannya terus menerus sampai masyarakat sudah vaksin semua. Pelaksanaan vaksin ini fokus gimana masyarakat bisa datang dengan sendirinya tanpa paksaan, jadi senang,” ucapnya. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar