Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemkot Kediri Adakan KB MOW

Memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemerintah Kota Kediri bersama RSU Daha Husada Kota Kediri mengadakan kegiatan Bakti Sosial KB Metode Operasi Wanita (MOW).

Kediri (beritajatim.com) – Memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemerintah Kota Kediri bersama RSU Daha Husada Kota Kediri mengadakan kegiatan Bakti Sosial KB Metode Operasi Wanita (MOW). Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (28/9/2021) ini diikuti sebanyak 21 aseptor wanita warga Kota Kediri.

Mengenai hal tersebut, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan apresiasinya warga Kota Kediri yang antusias mengikuti program KB tersebut.

“Semenjak awal pandemi, banyak pasangan usia subur yang beralih pakai KB jangka pendek untuk mengurangi kontak di Puskesmas dan bidan. Kini dengan landainya kasus Covid-19 di Kota Kediri, maka Pemkot Kediri kembali memfasilitasi pasangan usia subur untuk mendapatkan KB jangka panjang salah satunya MOW. Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat meningkatkan kesadaran kontrasepsi pada masyarakat Kota Kediri ,” ujar Mas Abu.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Sumedi menyampaikan, saat ini telah terdaftar sebanyak 72 aseptor KB MOW. Angka tersebut lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga untuk pelaksanaan tetap dilakukan secara bertahap.

“Nantinya untuk MOW ini bertahap tiap pekan 20 aseptor. Dalam kondisi pandemi, aseptor harus menginap selama satu malam di rumah sakit. Guna dilakukan tes swab dan observasi kesehatan. Sehingga meningkatkan potensi keberhasilan operasi,” ujar Sumedi.

Sumedi juga menambahkan, metode operasi kali ini menggunakan laparaskopi, sehingga pembedahan tidak lebar dan dalam 2 jam aseptor sudah bisa pulang. DP3AP2KB pun memfasilitasi mengantar aseptor pulang setelah menjalani operasi.

Salah satu aseptor, Samsiatun, 38, menyatakan alasan ikut kegiatan ini karena sudah program untuk tidak memiliki anak lagi.

“Karena anak sudah 2, selain itu juga mumpung ada kegiatan ini. Akhirnya saya daftar sejak bulan melalui Kader KB dan tidak dipungut biaya,” ujar Samsiatun.

Saat ini, menurut data DP3AP2KB terdapat 75 persen Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Kediri menggunakan KB. Angka tersebut pad kisaran 42.619 orang per Agustus 2021. [nm/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar