Pendidikan & Kesehatan

Peringati Hari Aksara, Ubaya Gelar Lomba Cipta Quotes

Surabaya  (beritajatim.com) – Universitas Surabaya (Ubaya) gelar lomba Cipta Quotes Literasi dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional ke-55. Kegiatan ini mengajak seluruh mahasiswa aktif Ubaya untuk turut serta membuat quotes motivasi dengan tema literasi. Lomba ini digelar secara daring mulai 4 – 18 September 2020.

Ketua Penanggung Jawab Lomba, Achmad Basori, A.Md. menyampaikan jika lomba quotes dipilih untuk membangkitkan semangat literasi di kalangan anak muda maupun masyarakat di era digital saat ini. Menurutnya budaya literasi pada generasi milenial bisa dibangun dengan cara memanfaatkan teknologi yang tepat.

“Kami rasa quotes ini sangat dekat dengan kebiasaan anak muda dan masyarakat saat ini yang cenderung mencari inspirasi atau kata-kata yang memotivasi mereka di media sosial. Lomba ini cocok jika diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional. Tidak hanya sekedar menulis atau tulisan yang dibaca, tetapi kami mengajak mahasiswa untuk membaca dan memahami makna dari quotes tersebut,” jelas Basori, sapaan akrab pustakawan Ubaya ini.

Kriteria penilaian lomba Cipta Quotes Literasi yaitu hasil karya orisinil atau asli buatan dari peserta dan belum pernah dipublikasikan. Pembuatan quotes menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Hasil karya quotes dikirim dalam bentuk tulisan kalimat atau disertai gambar ke email Perpustakaan Ubaya.

“Nantinya hasil karya milik peserta akan diunggah ke akun Instagram @ubayalibrary secara bergiliran. Ada seleksi karya oleh juri untuk dipilih tiga quotes terbaik sebagai pemenang. Ada satu poin lagi kriteria penilaian yang penting yaitu pesan atau makna positif yang ingin disampaikan dalam quotes,” ungkap Basori.

Perpustakaan Ubaya selalu mendukung gerakan dan budaya literasi melalui kegiatan atau lomba yang diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan, minat membaca maupun menulis khususnya bagi mahasiswa.

Kegiatan ini membantu pemerintah sekaligus sebagai pengingat akan komitmen penuntasan buta aksara. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) BPS 2019, jumlah penduduk buta aksara telah mengalami penurunan. Persentase buta aksara tahun 2018 terhitung sebanyak 1,93 persen, sedangkan tahun 2019 turun menjadi 1,78 persen.

“Semoga di Hari Aksara Internasional ini mahasiswa maupun masyarakat bisa lebih aware terhadap budaya literasi. Perkembangan budaya literasi dengan memanfaatkan teknologi yang semakin maju dapat membantu memberantas buta aksara khususnya di Indonesia,” tutup Basori. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar