Pendidikan & Kesehatan

KOPRI Pamekasan

Perempuan Melinial Berkewajiban Teruskan Cita-cita Kartini

Pamekasan (beritajatim.com) – Korp PMII Putri (KOPRI) Pamekasan, memaknai Hari Kartini sebagai sebagai motivasi dan kewajiban bagi perempuan melinial untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita mulia dari sosok pelopor kebangkitan pribumi pada masa penjajahan.

Perempuan bernama lengkap Raden Adjeng Kartini, meletakkan dasar melalui pemikiran tentang kondisi sosial saat itu. Salah satunya tentang kondisi perempuan pribumi menyangkut budaya di Jawa yang dinilai sebagai penghambat kemajuan perempuan.

“Prinsipnya banyak pelajaran unik yang bisa dipetik dari momentum Hari Kartini, di antaranya keberanian sosok Kartini yang menulis surat berisi ide dan gagasan tentang nilai-nilai tradisi yang cenderung membelenggu perempuan,” kata Ketua KOPRI Pamakasan, Aan Nurul Qomariyah, Minggu (21/4/2019).

Melalui momentum Hari Kartini tersebut, pihaknya mengajak semua pihak khususnya kaum perempuan untuk bersama-sama meneruskan cita-cita luhur dan mulia dari perempuan kelahiran 21 April 1879 silam.

“Hari Kartini merupakan hari istimewa untuk kembali menyuarakan sebuah peradaban yang sudah lama mengantarkan kami pada sebuah kenikmatan luar biasa, khususnya bagi kaum perempuan,” ungkapnya.

Dari itu, pihaknya mengajak semua pihak merefleksikan berbagai ide dan pemikiran dari sosok perempuan yang juga tercatat sebagai salah satu Pahlawan Nasional. “Perempuan hari ini tidak cukup hanya dengan mengenang sejarah, tetapi juga berkewajiban meneruskan cita-cita luhur dan mulia dari sosok Kartini,” tegasnya.

Dalam memperingati momentum Hari Kartini, berbagai kegiatan yang mengusung tema seputar perempuan banyak digelar oleh sejumlah lembaga perempuan. Tidak terkecuali di organisasi yang dipimpinnya sebagai bentuk syukur maupun refleksi. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar