Pendidikan & Kesehatan

Perempuan Asal Prajurit Kulon Jadi Pasien Positif 04 Kota Mojokerto

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto merilis peta sebaran Covid-19 terbaru. Ada satu tambahan pasien tercomfirm positif virus corona (Covid-19) yakni seorang perempuan warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya membenarkan, pasien positif Covid-19 di Kota Mojokerto bertambah satu orang. “Ini yang menyandang status tercomfirm positif tambahan, jadi positif 04 adalah seorang perempuan,” ungkapnya, Kamis (14/5/2020).

Masih kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto ini, inisial S warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Pasien bekerja di perusahaan swasta di Kota Surabaya sehingga setiap hari melakukan perjalanan Mojokerto-Surabaya dengan status awal, Orang Dengan Resiko (ODR).

“Ya, ODR karena dari zona merah (Kota Surabaya, red). Beberapa hari yang lalu, perusahaan tempat pasien bekerja melakukan rapid test. Setelah dilakukan rapid test oleh perusahaan dia (pasien, red), hasilnya menunjukkan reaktif (positif). Kemudian dia melapor ke Kota Mojokerto,” katanya.

Akhirnya, pasien dibawa ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk menjalani tes swab dan hasil tes swab keluar, Kamis (14/5/2020) hari ini. Hasil tes swab positif namun tidak ada keluhan secara klinis, sehingga dilakukan karantina di Rusunawa Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

“Iya benar dari pasien 01 sampai 02, tidak ada keluhan dan dari luar kota. Tidak mengalami gejala demam tinggi, tenggorokan batuk. Kelihatannya tidak, bukan perusahaan rokok itu. Dia bekerja di bidang jasa telekomunikasi. Perusahan swasta, tapi bukan Sampoerna. Saya belum mendengar cluster itu, apa itu menjadi cluster baru,” tegasnya.

Peta Sebaran Covid-19 di Kota Mojokerto per tanggal 14 Mei 2020, jumlah comfirm positif empat orang. Pasien 01 tenaga medis asal Kecamatan Kranggan, pasien 02 tenaga medis asal Kecamatan Magersari, pasien 03 Anak Buah Kapal asal Kecamatan Prajurit Kulon.

Dan terbaru, pasien 04 yakni pegawai swasta asal Kecamatan Prajurit Kulon. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sembilan orang, dengan rincian meninggal tiga orang, dalam pengawasan satu orang dan selesai lima orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 370 orang, dengan rincian dalam pemantauan 42 orang dan selesai 328 orang. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar