Pendidikan & Kesehatan

Penutupan Pendaftaran SNMPTN Diundur Lagi

Surabaya (beritajatim.com) – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini yang dijadwalkan akan ditutup pada 16 Februari 2019 kemarin ternyata juga ditunda hingga 19 Februari 2019 besok.

Sebemunya panitia juga melakan penundaan dari 14 Februari 2019, jadi 16 Februari dini hari tadi.

Dalam edaran resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) penundaan ini masih dikarenakan hal yang sama yakni akses pendaftaran dan finalisasi yang belum maksimal.

Berikut ada detail pengumuman tersebut.

Memperhatikan akses untuk pendaftaran dan finalisasi SNMPTN 2019 yang masih belum optimal, siswa dimohon tenang dan akan dilakukan pelayanan pendaftaran sampai dengan Selasa tanggal 19 Februari 2019 pukul 22.00 WIB. Jika masih ada siswa yang belum bisa melakukan pendaftaran dan finalisasi, maka akan dicarikan solusi yang pada prinsipnya tidak merugikan siswa.

Diumumkan di Jakarta
Pada tanggal 15 Februari 2019
Ketua LTMPT

Ravik Karsidi

Begitu adanya pengumuman ini, pihak Universitas pun mengatakan bahwa memang jumlah pendaftar yang sudah terfinalisasi masih belum sebanyak tahun lalu.

Di Universitas Airlangga (UNAIR), hingga pagi hari tadi, Minggu (17/2/2019) pendaftar SNMPTN masih di angka 14.750 orang.

Dengan rincian, Fakultas Kedokteran sebanyak 1.342, Kesehatan Masyarakat sebanyak 1.314, Apoteker sebanyak 1.233, Psikologi sebanyak 1.035, dan Akuntansi sebanyak 912 peserta.

Sedangkan program studi (prodi)) denganftar paling sedikit adalah Akuakultur atau Budidaya Perairan PSDKU Banyuwangi sebanyak 53 peserta.

Terkait pengumuman penundaay yang sudah terjadi 2 kali ini, Dr. Achmad Solihin SE, M.Si selaku Ketua PPMB UNAIR mengatakan bahwa ini adalah upaya LTMPT untuk mengakomodir kebutuhan siswa.

“Sangat bagus untuk bisa melayani siswa menuntaskan pendaftarannya. Saya yakin LTMPT akan tetap melayani siswa yg eligible mendaftar sampai tuntas,” ujarnya kepada beritajatim.com, Minggu (17/2/2019).[adg/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar