Pendidikan & Kesehatan

Penutupan IGD RSUD Syamrabu Bangkalan Batal

Bangkalan (beritajatim.com) – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan semenjak Minggu kedua setelah lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) di Bangkalan penuh.

Sebelumnya, pihak RSUD Syamrabu mengajukan penutupan IGD terhitung mulai Sabtu (5/6/2021) kemarin. Namun, sehari kemudian kembali dibuka. Pembukaan itu dilakukan setelah adanya rapat koordinasi dari Pemprov Jatim di Bangkalan, Minggu (6/6/2021).

Wakil Bupati Bangkalan, Mohni yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan, usulan penutupan IGD belum disetujui. Sehingga pelayanan bisa berjalan secara normal. “Meski begitu, di IGD sendiri juga terdapat peraturan-peraturan khusus dengan adanya lonjakan kasus ini,” tuturnya.

Selain itu, Satgas Covid-19 Jawa Timur bersama Satgas Covid-19 Bangkalan juga berencana menjadikan RSUD Syamrabu sebagai Rumah Sakit darurat khusus Covid-19. Sehingga pelayanan lainnya dapat diback-up oleh rumah sakit swasta yang ada di Bangkalan.

Sementara itu, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Nunuk Kristiani menyetujui usulan itu. Ia juga mengaku membutuhkan banyak masukan dari banyak pihak agar kasus Covid-19 di Bangkalan tidak semakin meluas. “Kami manut saran-saran dari Provinsi yang penting keselamatan pasien adalah tujuan bersama,” tandasnya.[sar/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar