Pendidikan & Kesehatan

Penumpang Kereta Api di Stasiun Malang Turun Drastis Akibat Virus Corona

Penyemprotan disinfektan di Stasiun Malang.

Malang(beritajatim.com) – Jumlah penumpang di Stasiun Malang mengalami penurunan secara drastis sejak virus corona Covid-19 merebak di dalam negeri. Penurunan penumpang di stasiun Malang untuk kedatangan mencapai 64 persen.

“Data terbaru pada 19 Maret 2020, angka penurunan sebesar 64 persen, atau dari rata-rata 5.886 perhari menjadi 1.888 perhari,” ujar Wakil Kepala Stasiun Malang Kota Baru, Moch Nur Ghozuli, Sabtu, (21/3/2020).

Ghozuli menganggap jumlah penurunan ini diperkirakan karena penumpang kereta api mengikuti anjuran pemerintah melakukan social distancing dengan tidak berpergian jauh. Sebab, selain angka penurunan, angka penumpang naik juga turun.

“Untuk penumpang yang naik kereta api dari Stasiun Malang Kota Baru terjadi penurunan sebesar 40 persen, dari rata-rata sebanyak 5.392 orang menjadi 3.381 orang. Masyarakat sepertinya memang sedang menjalankan instruksi pusat agar tak bepergian jauh,” ujar Ghozuli.

Kemudian untuk, tiket kembali atau refund juga mengalami kenaikan. Hari biasa penumpang refund hanya puluhan saja. Namun, saat ini meningkat mencapai ribuan. Untuk mengatasi persoalan ini Stasiun Malang memberlakukan penyemprotan desinfektan di area stasiun.

“Penumpang kereta api yang melakukan refund di tanggal 17 Maret sebanyak 1.171 tiket yang dibatalkan. Lalu pada tanggal 18 Maret 2020 sebanyak 1.110 tiket yang dibatalkan. Padahal biasanya hanya puluhan tiket saja yang dibatalkan,” tandasnya. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar