Pendidikan & Kesehatan

Gugus Tugas Jatim:

Penularan Corona dari Klaster Pelatihan Petugas Haji di Surabaya, 11 Positif, 1 Meninggal

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso mengungkapkan, ada 11 orang positif corona dan 1 orang meninggal dari klaster pelatihan petugas haji yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada 9-18 Maret 2020.

“Kami sampaikan perkembangan kegiatan tracing dari klaster pelatihan integrasi petugas haji Indonesia. Jadi, kami sudah ikuti terus ada 11 yang terlibat pelatihan ini yang positif, di mana ada 1 orang yang meninggal di Kabupaten Kediri,” kata Kohar saat Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (2/4/2020) malam.

Sedangkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Kohar yang juga Direktur RSUD Saiful Anwar Malang ini menyebut ada 18 orang pasien.

“Keseluruhan ada 29. Dari 29 itu, dikurangi 11 yang positif, jadi ada 18 PDP yang tersebar di kabupaten/kota. Kami mengikuti terus perkembangan hasil swab litbangkes. Hari ini tidak ada confirm, namun kami terus memantau kondisinya dan menunggu laporan,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Kohar berpesan ke seluruh masyarakat yang mengikuti pelatihan petugas haji agar melakukan tindakan isolasi diri. Selain itu, para petugas haji senantiasa menjaga kesehatan dan berusaha meningkatkan imun.

“Kami ingin pesan kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan pelatihan petugas haji ini, barangkali belum sampai terjangkit menjadi positif untuk mengisolasi diri. Ini karena salah satu yang kami khawatirkan dia tokoh, belum terindikasi PDP sempat mengikuti kegiatan yang bersama-sama dengan masyarakat ini yang kemudian berpotensi,” jelas Kohar.

“ODP meningkat, ini kami berharap satu pemahaman masyarakat, bahwa makin paham akan dirinya, kesadaran ini meningkatkan upaya untuk isolasi diri, pakai masker, menjaga kesehatan, kondisinya dijaga kemudian berjemur secukupnya di siang hari,” pungkasnya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar