Pendidikan & Kesehatan

Pengendara Tanpa Masker Siap-siap Kena Sanksi

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono (foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Selain pengecekan suhu tubuh, di wilayah perbatasan, siapa pun yang masuk diwajibkan untuk menggunakan masker. Itu dilakukan tidak lain sebagai bentuk usaha untuk meminimalisir penularan Covid-19.

“Secara umum, penanganan Covid-19 di Ponorogo tidak mengalami kesulitan. Namun ada masalah-masalah kecil yang harus mendapatkan perhatian, salah satunya kesadaran masyarakat untuk memakai masker saat keluar,” kata Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono, Rabu (29/4/2020).

Bahkan untuk menanamkan dibenak masyarakat supaya pakai masker, satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo melakukan sosialisasi keliling. Selain bersosialisasi, tim satgas juga membagikan masker jika mendapati warga di jalan yang belum memakai masker. Sosialisasi ini pun terjadwalkan, dilakukan tiga hari ini, kalau pagi mulai pukul 09.00, sore pukul 15.00-17.00 dan malam mulai pukul 21.00-23.00.

“Hari ini terakhir tahap sosialisasi, kami harap masyarakat bisa peduli dengan kesehatannya dengan memakai masker,” katanya.

Setelah selesai sosialisasi, tim satgas berencana akan melakukan operasi masker di pos-pos yang masuk area kota. Setidaknya ada 4 titik pos yang masuk kota yang akan digelar operasi. Bagi pengendara yang tidak memakai masker akan diberi tindakan.

“Mungkin diberi sanksi apa gitu, atau yang bersangkutan diperintahkan untuk putar balik tidak boleh masuk kota. Ini kami lakukan semata-mata untuk menyadarkan masyarakat untuk pakai masker,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar