Pendidikan & Kesehatan

Pengawas UTBK Universitas Brawijaya Rapid Test Dulu Sebelum Bertugas

Rapid test jelang UTBK di UB Malang.

Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya Malang, menggelar rapid test untuk ribuan pengawas dan panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) selama dua hari sejak Kamis, (2/7/2020) hingga Jumat, (3/7/2020). UTBK di UB sendiri akan dilakukan sejak, Minggi, (6/7/2020) besok.

Rapid test ini merupakan langkah serius UB untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. Selain itu, untuk memastikan kesehatan pengawas ujian dan panitia dalam kondisi prima menjelang dilaksanakannya UTBK beberapa hari ke depan. Kurang lebih 1.000 orang pengawas dan panitia yang mengikuti serangkaian tes kesehatan ini.

“Semua panitia pengawas terdaftar akan diambil sampel darah kapiler, dilanjut dengan pemeriksaan kesehatan sederhana. Harapannya pemeriksaan ini bukan untuk menakuti, melainkan sebaik-baiknya untuk upaya menjaga kesehatan panitia dan pengawas,” kata Koordinator Pelaksana Rapid Test UB, Syifa Mustika, Sabtu, (4/6/2020).

Syifa mengatakan, kegiatan rapid test diharapkan tidak membuat panitia dan pengawas khawatir terpapar Covid-19. Hasil rapid test semuanya akan diserahkan kepada Rektorat, untuk di tindaklanjuti. Alat rapid test sendiri didapat dari hasil kerjasama UB dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan SDM Kesehatan, dr. Mariya Mubarika mengatakan Kemenkes mendukung apa yang dilakukan oleh UB, melakukan rapid test untuk sivitas akademika terutama menghadapi UTBK. Menurutnya, pemeriksaan rapid test di UB bukan sekedar mencari siapa yang reaktif, tapi juga mencari pola bagaimana sistem pembelajaran yang baik di masa new normal.

“Dan ini negara sangat membutuhkan kami. Dari Kemenkes sangat mendukung ide-ide dan usaha-usaha UB untuk membantu mencari apa yang terbaik untuk proses pembelajaran. Semoga nanti yang dihasilkan bisa menjadi regulasi pembelajaran di era new normal agar peserta didik mahasiswa aman, yang mengajar juga aman,” tandas Mariya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar