Pendidikan & Kesehatan

Penerapan Protokol Kesehatan di Kejari Kota Mojokerto, Tak Pakai Masker Dilarang Masuk

Penerapan protokol kesehatan di Kejari Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Bagi masyarakat yang hendak ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto, dihimbau agar memakai masker. Pasalnya, masyarakat dilarang masuk jika kedapatan tak memakai masker saat ke Kantor Kejari Kota Mojokerto.

Kepala Kejari Kota Mojokerto, Johan Iswayudi mengatakan, Kejari Kota Mojokerto terus memberikan pemahaman kepada masyarakat Kota Mojokerto khususnya yang datang ke Kantor Kejari Kota Mojokerto. “Kita berikan pemahaman kepada masyarakat. Seperti di depan, tidak pakai masker dilarang masuk,” ungkapnya, Senin (7/12/2020).

Masih kata Kepala Kejari, meski masyarakat yang hendak ke Kantor Kejari Kota Mojokerto sudah memakai masker, namun masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang ada. Seperti saat masuk, di Pos Penjagaan petugas selain menanyakan keperluan datang ke Kantor Kejari Kota Mojokerto, juga dilakukan cek suhu tubuh dan kendaraan melewati bilik disinfektan.

“Kalaupun mereka sudah mengerti, memahami sudah memakai masker itupun masih ada kegiatan lanjutan. Masyarakat diminta untuk mencuci tangan sebelum masuk ke ruang tunggu dan kembali melakukan cek suhu badan di meja resepsionis. Disini juga diterapkan jaga jarak jika ada atrean masyarakat yang datang, dengan tanda di lantai saat mengantre,” katanya.

Selain itu, kursi tunggu juga dibuat berjarak dengan membongkar kursi panjang dua bangku. Hal tersebut diharapkan agar masyarakat menyadari betul Covid-19 sesuai yang bukan main-main sehingga masyarakat dihimbau agar memahami, mengerti dan taat kepada protokol kesehatan. Karena sudah banyak korban tak memandang bulu.

“Kita semua, Forpimda mengharapkan masyarakat menyadari betul ini sesuatu yang bukan main-main. Artinya apa? Betul orang tidak melihat musuhnya dan sebagainya tapi faktanya baik dari dokter, semua kalangan, jangan lagi menambah. Jadi artinya pada saat mereka sadar untuk menjaga diri sendiri, juga menjaga lingkungannya, orang lain dan keluarga,” ujarnya.

Kepala Kejari pun meminta tolong agar masyarakat khususnya di Kota Mojokerto bisa memahami pentingnya taat terhadap protokol kesehatan. Sehingga diharapkan masyarakat bisa melaksanakan protokol kesehatan baik untuk diri sendiri maupun untuk sesama. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar