Pendidikan & Kesehatan

Penelitian dan pengabdian Masyarakat Unej Berbasis Penanganan Covid

Jember (beritajatim.com) – Riset menjadi penting dalam masa pandemi Covid-19. Sejumlah negara di Asean bergerak mengembangkan riset untuk menangani pandemi. Sementara di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Universitas Jember juga mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat untuk kepentingan penanganan Covid-19.

Khoirul Anam, Sekretaris III Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember, mengatakan, tahun ini ada 29 judul penelitian dan 10 judul program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan peneliti. “Dari penelitian kue khusus bagi penderita Covid-19, pengembangan vaksin Covid-19, pengembangan vitamin berbasis sumber daya alam di Jember, kotak sterilisasi uang, pembentukan Kampung Albumin untuk kampung yang melakukan karantina lokal, desain sekolah tangguh Covid-19, hingga film edukasi pencegahan Covid-19,” katanya, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Unej, Selasa (14/7/2020).

Mustari, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedubes RI di Thailand, mengatakan, saat ini pemerintah Thailand merancang ‘blended and flexible learning’ untuk perkuliahan. “Tujuh puluh persen perkuliahan akan dilakukan dengan daring, dua puluh persen dengan tatap muka. Sisanya berupa pendalaman teori dasar yang dilakukan oleh masing-masing mahasiswa,” katanya.

“Pemerintah Thailand juga mendorong perguruan tingginya untuk melakukan riset intensif terkait penanganan pandemi Covid-19. Salah satu yang sudah dilakukan adalah riset vaksin Covid-19 di Chulalongkorn University yang rencananya tahun depan sudah diujicobakan kepada manusia,” kata Mustari, dalam acara webinar bertema ÔÇťASEAN Menyongsong Era New Normal: Kontribusi dan Inovasi Perguruan Tinggi’.

Carolina Tinangon, Direktur Kerja Sama Eksternal Asean, Kementerian Luar Negeri RI mengatakan, Asean dipuji oleh dunia internasional karena dinilai responsif dalam menanggulangi pandemi Covid-19. “Saat ini ASEAN gencar melakukan kerjasama baik, di antara negara-negara anggota maupun antara Asean dengan negara lain,” katanya. Kerjasama itu antara lain pelacakan penderita Coivd-19 yang melakukan perjalanan antar negara, kerjasama antar epidemiolog dan kerjasama antara Asean dengan Rusia untuk menemukan vaksin Covid-19. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar