Pendidikan & Kesehatan

Pendonor Darah Turun Drastis di Tengah Pandemi Corona

Stok darah di PMI Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Pandemi virus corona atai Covid-19 yang terjadi di berbagai wilayah berdampak pada berbagai sektor, termasuk jumlah pendonor di Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkalan. Meski stok darah tergolong aman, namun pendonor turun signifikan.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator PMI Bangkalan, Muhammad Syarif Husen. Ia mengatakan, pendonor yang semula berkisar 10 hingga 30 orang, kini berkurang. “Sekarang ini pendonor paling banyak 12 orang,” ucapnya, Rabu (8/4/2020).

Ia mengaku sempat kehabisan stok darah pada Maret 2020. Sehingga, pihaknya melakukan ekspansi dan mendapat 400 pendonor dalam salah satu kegiatan di Surabaya dan beberapa Puskesmas. “Dari 400 pendonor yang bisa masuk 350. Dengan begitu, stok darah kami masih aman untuk saat ini,” imbuhnya.

Diketahui, permintaan darah dari rumah sakit juga mengalami penurunan. Permintaan yang sebelumnya sebanyak 70 hingga 80 kantong, kini menjadi 20 hingga 50 kantong per hari.

Saat ini jumlah stok darah sebanyak 387 kantong dengan rincian 103 kantong darah A, 128 kantong darah B, 29 kantong darah AB dan 127 kantong darah O. Meski kini stok darah masih aman, ia kawatir stok segera habis. Sebab, memasuki bulan Ramadan pendonor akan semakin berkurang.

“Setiap Ramadan biasanya pendonor berkurang. Namun, mengantisipasi hal tersebut, setiap petugas kami haruskan membawa 5 pendonor agar suplai darah tetap aman,” pungkasnya. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar