Pendidikan & Kesehatan

Penderita DBD Membludak, RSUD Ibnu Sina Tambah Ekstra Bed

foto/ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Kasus demam berdarah dengue (DBD) semakin luas dan melanda di 10 kecamatan di Kabupaten Gresik membuat RSUD Ibnu Sina, terpaksa menyediakan ekstra bed untuk menampung lonjakan pasien.

Hingga saat ini, pasien DBD yang dirawat di RSUD Ibnu Sina terus berdatangan, dan memenuhi sejumlah ruang perawatan.

Terkait dengan kejadian, sejumlah keluarga pasien. Salah satunya, Suciati asal Cerme, Gresik membawa anaknya yang mendadak demam dan keluar mimisan.

“Anak saya tiba-tiba hidungnya keluar mimisan disertai demam. Kuatir terjadi apa-apa saya periksakan ke Puskesmas lalu dirujuk ke rumah sakit,” ujar Suciati, Rabu (23/01/2019).

Wakil Direktur RSUD Ibnu Sina dr Harlita mengatakan sepanjang bulan Januari 2019 ada 32 pasien positif DBD, atau meningkat 100 persen dibandingkan tahun lalu dengan periode yang sama.

“Kami terpaksa menyediakan ekstra bed guna menampung lonjakan pasien,” tuturnya.

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik, dr Endang Puspitowati, SpTHT menyatakan ada peningkatan sebaran endemis DBD dari semula tiga kecamatan menjadi meluas melanda 10 kecamatan.

“Antisipasinya selain melakukan gerakan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur. Kami juga bersama masyarakat secara terpadu melakukan pengasapan dilokasi rawan DBD,” pungkasnya. [dny/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar