Pendidikan & Kesehatan

Penderita Corona di Jatim Naik Lagi, 152 Positif

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data kasus Covid-19 di Jatim. Hingga 3 April 2020 pukul 17.30 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 9435 orang, 717 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan 152 positif Covid-19 (coronavirus)

“Jadi, total 152 orang yang positif Covid-19 di Jatim, ada tambahan 49 orang dari data kemarin 103 orang. Yang sembuh bertambah enam menjadi 28 orang dan meninggal 11 orang,” katanya kepada wartawan usai Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (3/4/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 152 orang di Jatim itu terdiri dari 77 dari Surabaya, 10 dari Malang Raya, 1 Kota Batu, 9 dari Magetan, 14 dari Sidoarjo, 4 Kabupaten Kediri, 1 Kota Kediri, 4 Gresik, 1 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 3 Lumajang, 2 Jember, 6 Situbondo, 1 Banyuwangi, 1 Pamekasan, 1 Tulungagung, 1 Jombang, 4 Nganjuk, 1 Kabupaten Madiun dan 10 Lamongan.

Dari data tersebut, ada 11 pasien yang meninggal, yakni 1 di Malang, 4 di Surabaya, 2 di Sidoarjo, 1 di Gresik, 1 di Kediri, 1 di Magetan dan 1 Pamekasan.

Ada 28 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 3 dari RSU Saiful Anwar Malang, 16 dari Surabaya (RSUD dr Soetomo Surabaya dan RSUA Surabaya), 1 dari Kabupaten Blitar dan 8 dari Magetan.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menegaskan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19.

“Tetap menjaga jarak sosial, melakukan olah raga, tinggal di rumah dan keluar hanya urgent, pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik atau jangan mengundang atau datang ke keramaian dulu. Jangan melakukan suasana yang menjadikan panik. Penyebaran Covid-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis,” pungkasnya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar